Tekad Yang Kuat, Berhasil Mengantarkan Putra Daerah Sultra Ini Ke Level Internasional

  • Faisal
  • 19 September 2017
  • 50
Tekad Yang Kuat, Berhasil Mengantarkan Putra Daerah Sultra Ini Ke Level Internasional Yudhi Dwi Hartono, Mahasiswa asal Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah lulus menempuh pendidikan S2 jurusan Design and Construction Project Management di Chalmers University Swedia.

Kabartiga.com, Sultra – Tumbuh dari keluarga yang amat sederhana, Yudhi Dwi Hartono berhasil membuktikan dirinya mampu berprestasi di tingkat Internasional. Pria kelahiran Kendari, 15 November 1990 ini menjadi satu-satunya Putra Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menempuh pendidikan Strata 2 di Kampus Chalmers University, di Swedia, lewat beasiswa LPDP.



Berbekal Tekad yang kuat, Yudhi mengaku selalu percaya mampu mewujudkan mimpi-mimpinya. Dia pun tak pernah berhenti berjuang sebelum menggapai target dan tujuan yang dicita-citakannya. “Saya berusaha untuk selalu fokus dan tak berhenti berproses, sampai target serta tujuan yang saya harapkan itu terwujud,” ujar Yudhi kepada Kabartiga.com lewat pesan Messenger, Selasa (19/9/2017).     



Semasa sekolah, Yudhi memang dikenal sebagai siswa yang tekun dan pintar, peringkat pertama selalu jadi posisinya saat itu. Hal demikian berlanjut saat dia menempuh pendidikan S1 di Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Yudhi sukses meraih beasiswa BUMN yang menunjang seluruh biaya kuliah dan hidupnya selama menjadi mahasiswa. Yudhi pun lulus sebagai mahasiswa jurusan Tekhnik Sipil dengan IPK 3,39.



“Dia selalu juara 1 di sekolah, dari SD sampai SMA.  Terus waktu kuliah S1, Yudhi tidak pernah meminta uang untuk keperluan kampus. Saya pun hanya tahu dia dapat beasiswa, tapi tidak tahu pasti beasiswanya darimana,” terang Ibunya, Siti Asmiaty saat ditemui Kabartiga.com, Selasa (19/9/2017), di Pondidaha.



Dalam keseharian, Yudhi dikenal sangat ramah dan mudah bergaul. Salah satu temannya, Herman Dwi Marvianto mengungkapkan bahwa Yudhi amat menyukai kopi, bahkan saat belajar, Yudhi bisa menghabiskan 4 gelas kopi.



“Dia orangnya ramah, gampanglah bergaulnya. Yang unik dri cara belajar Yudhi, yang saya tahu, dia tidak pernah lepas dari kopi, bahkan mampu menghabiskan kopi 4 gelas sekali belajar,” katanya sambil tertawa lepas.




Yudhi sempat belajar ke Kampung Inggris untuk meningkatkan kualitas Bahasa Inggrisnya selama 6 bulan, namun baru 3 bulan belajar, Yudhi sudah dipercaya untuk menjadi pengajar, bahkan mahasiswa yang khendak ke luar negeri pun diajar olehnya.



Semula Yudhi diketahui ingin melanjutkan pendidikan S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB), dia pun sudah mendaftar di sana dan mendapat restu kedua orang tuanya, namun saat bersamaan dia dinyatakan lulus beasiswa LPDP ke Chalmers University, akhirnya Yudhi memilih Chelmers University sebagai tempatnya mengenyam ilmu, sebagai mahasiswa jurusan Design and Construction Project Management. 



Dia merupakan satu-satunya Mahasiswa asal Sultra yang berkesempatan belajar di kampus tersebut. Di tahun 2015 dia berangkat, dan tahun ini sudah mampu menyelesaikan kuliahnya dengan IPK 3,42. Bulan Oktober tahun ini berencana akan kembali ke indonesia.



Kepada anak-anak muda, Yudhi berpesan agar mereka mulai menyibukkan diri untuk hal-hal yang positif, sehingga waktu yang mereka miliki tidak terbuang sia-sia. 



“Saran saya untuk generasi muda, sibukanlah diri dengan hal-hal positif dan juga cari lingkungan atau teman yang bisa membawa serta menuntun kita ke tujuan yang kita cita-citakan,” pungkasnya.



Reporter: Fahmi
Editor: Amar Faizal                 



Disarankan untuk anda