Robot Keamanan Untuk Gantikan Satpol PP

  • Faisal
  • 22 Januari 2018
  • 33
Robot Keamanan Untuk Gantikan Satpol PP Robot keamanan (foto:ist)

Kabartiga.com, Dunia - Impian masa depan saat robot menjaga keamanan lingkungan kini sudah di depan mata kita. Sebuah perusahaan teknologi bernama Knightsope di Amerika Serikat menyediakan jasa sewa robot keamanan bernama K9. Robot berbentuk kerucut dengan kemampuan merekam kejadian sekitar hingga mengeluarkan laser sebagai bentuk peringatan ini diproduksi di Mountain View, California. 



Robot-robot ini juga telah berkeliaran di jalanan San Francisco untuk mencegah tuna wisma membangun kemah-kemah illegal sebagai tempat tinggal. Sebuah kelompok advokasi binatang dan hewan peliharaan setempat bernama SPCA menempatkan K9 di depan gedung kantor untuk berpatroli dan mendeteksi tindak criminal. Selain kamera dan laser, K9 juga bisa mendeteksi suhu panas dari objek sekitar serta system GPS yang mampu melaporkan potensi tindak criminal di tempat tertentu. 



Banyak perusahaan seperti Uber, dan Microsoft telah menyewa K9 untuk mengawasi kemanan area parkir gedung. Harga sewa per jam nya adalah 7 dolar Amerika atau sekitar 90 ribu rupiah. Harag tersebut jauh lebih murah dari membayar sewa keamanan dari satpam atau polisi setempat. Barangkali jika robot ini ada di Indonesia, dia dapat menggantikan kerja Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan penggusuran rumah liar atau pedagang kaki lima. 



K9 yang sudah sering nongkrong di jalanan sempat diprotes oleh pemerintah setempat dan diancam denda sebanyak 1000 dolar jika didapati beroperasi tanpa izin. Dilansir dari SFGate, Krista Maloney sebagai manajer staff SPCA menyebutkan sebelum ada K9, para staff kantor tidak bisa leluasa berjalan di trotoar depan gedung akibat dipenuhi kemah liar tersebut. Namun setelah sebulan terakhir K9 beraksi, kemah liar berkurang dan parkir liar menjadi lebih sedikit. 



Dengan kemunculan K9, perusahaan bukan ingin melawan atau menghilangkan lapangan pekerjaan bagi manusia tetapi menjadi mata-mata serta telinga bagi penjaga keamanan. Sehingga penjaga keamanan bisa menjadi “Manusia Super”, sebut Direktur Knightscope, Bill Santana Li. Sejauh ini, Li mengaku sudah ada 19 klien di seluruh Amerika yang berlangganan layanan tersebut. 



Dia juga berharap, kehadiran K9 dapat mencegah dan meminimalisir tindak criminal. Sebab, Li percaya aksi criminal akan berkurang ketika seseorang melihat ada penjagaan. Jangankan robot, memarkir kendaraan polisi di depan rumah saja sudah mampu mencegah tindakan criminal. Kelebihan robot ini tentu saja dapat berjaga 24 jam dan tujuh hari tanpa perlu istirahat layaknya manusia, Meski butuh perawatan, robot lebih tahan lama dan resiko bentrokan lebih sedikit. 



Sejauh ini, kehadiran satpam robot masih menuai kontroversi. Pihak SPCA mengaku menemukan beberapa tuna wisma menendang robot, menutupinya dengan terpal, bahkan menumpahkan saus barbeque di tubuh robot. Bahkan seroang pengguna Twitter mengunggah gambar robot yang dilumuri oleh kotoran manusia.



Disarankan untuk anda