Ketua DPRD Kota Bekasi Ingatkan Pemkot Perhatikan Petugas Pemulasaran dan Pemakaman

  • Redaksi
  • 26 Juli 2021
  • 22
Ketua DPRD Kota Bekasi Ingatkan Pemkot Perhatikan Petugas Pemulasaran dan Pemakaman Jajaran Dinas Perkimtan, Dinas Sosial dan Ketua DPRD Kota Bekasi menghadiri pemberian bantuan PUI kepada petugas pemulasaran dan pemakaman di TPU Pedurenan.

BEKASI - Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Putro mengingatkan Pemerintah Kota Bekasi agar memperhatikan aspek kesejahteraan dan keselamatan para petugas pemulasaran dan pemakaman Jenazah Covid-19.


Ia melihat tugas -tugas pemulasaran dan pemakaman Covid-19 ini bukanlan pekerjaan mudah, ditengah kondisi yang tidak pasti ini.


"Saya berpesan kepada Dinsos dan Disperkimtan agar selalu memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan para petugas kita ini, yang berdiri di garda terbelakang, jangan sampai mereka yang rela menyiapkan dirinya, berjibaku membantu pengurusan Jenazah pasien Covid-19 ini terlupakan," ucap Choiruman, saat menghadiri pemberian bantuan bagi petugas Pemulasaran dan Pemakaman yang diselenggarakan Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Bekasi di TPU Pedurenan, Senin (26/7/2021) pagi.


Choiruman melihat secara langsung, bagaimana prosesi pemakaman Covid-19 di TPU Pedurenan yang begitu sigap, tertib dan saling berjibaku.


"Disini itu ada sekitar 50 orang petugas dan itu dibagi 2 shift, yang bekerja 24 jam untuk memakamkan masyarakat Kota Bekasi yang meninggal karena Covid-19. Sangat luar biasa pahala-pahala para petugas kita ini," terangnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Kota Bekasi, Jumhna Luthfi menambahkan, sejak tahun 2020 sudah ada sekitar 3000an masyarakat Kota Bekasi yang dimakamkan di TPU Pedurenan. Lonjakan terjadi setelah perayaan Idul Fitri 2021, yang menyebabkan adanya penambahan area pemakaman.


"Awalnya TPU Pedurenan ini disiapkan 1 Hektar untuk Covid-19, namun pasca lebaran Idul Fitri kemarin terjadi lonjakan yang cukup signifikan, sehingga viralnya antrean pemakaman disini. Pak Wali Kota Rahmat Effendi pun sampai turun langsung mengecek disini, akhirnya ada instruksi dari beliau agar dimanfaatkan lahan yang ada sekitar 6 hektar. Area pemakaman TPU Pedurenan seluas 12 hektar," ucapnya.


Lebih lanjut Luthfi mengatakan, pihaknya pernah mengalami lonjakan hingga melakukan pemakaman sebanyak 117 orang yang meninggal karena Covid-19.


"Awalnya itu dari 40, 60, 70 sampai terakhir itu 117 orang perharinya yang ditanganin petugas kami disini. Lalu kepala UPTD kami, pak Yayan melaporkan bahwa lahan disini hampir habis. Akhirnya saya menggunakan Dana Tak Terduga (DTT) dan menunjuk salah satu kontraktor untuk membantu pemakaman disini. Sampai hari ini, kontraktorpun belum kami bayar karena pembayaran harus dilakukan setelah ada audit dari Inspektorat terlebih dahulu, agar akuntabilitas keuangan kita pun tetap baik, namun Alhamdulillah honor para petugas kami selalu di prioritaskan," paparnya.


Ketua PUI Kota Bekasi, Alimudin mengatakan bantuan ini merupakan apresiasi dan perhatian yang layak untuk para petugas pemulasaran dan pemakaman Jenazah Covid-19, yang berjibaku membantu Pemerintah menangani virus ini.


"Alhamdulillah hari ini kita dapat memberikan sedikit bantuan kepada saudara-saudara kita yang selama Covid-19 telah membantu memulasarkan dan memakami masyarakat yang meninggal karena virus ini. Kita juga sebelumnya juga sudah melaksanakan Vaksinasi gratis kepada masyarakat Kota Bekasi, yang bertempat di RS Elisabeth Rawalumbu," ucapnya.


Pemberian bantuan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Putro, Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani, Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, Sekertaris Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah, Kepala UPTD Pemakaman Kota Bekasi, Yayan Sopian.



Disarankan untuk anda