PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Lakukan Reklasifikasi Penyesuaian Tarif Pelanggan Rumah Mewah

  • Redaksi
  • 31 Agustus 2022
  • 94
  • Bagikan:
PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Lakukan Reklasifikasi Penyesuaian Tarif Pelanggan Rumah Mewah Jajaran Direksi dan Manajemen PDAM Tirta Bhagasasi melakukan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Reklasifikasi Pelanggan

BEKASI - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi melakukan penyesuaian tarif pelanggan, sebagaimana keputusan bersama Bupati dan Wali Kota Bekasi nomor HK.02.02/Kep.386-rek/2022 dan nomor 539/Kepber.02-Ek/VIII/2022 Tentang Tarif Air Minum Rumah Tangga Mewah dan Tarif Progresif di Wilayah Pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi. 


Penyesuaian tarif ini mulai berlaku pada pelanggan pemakaian bulan September atau pembayaran di bulan Oktober 2022. 


Adapun klasifikasi penyesuaian tarif sebagai berikut:   


1. Tarif golongan pelanggan sosial umum dan khusus, tidak berubah.   


2. Tarif golongan pelanggan rumah tangga 1A sampai 2B, tidak berubah. 


3. Tarif golongan non niaga instansi pemerintah, tidak berubah.   


4. Reklasifikasi pelanggan rumah tangga besar menjadi rumah tangga mewah, seperti Perumahan Kemang Pratama, Villa Taman Kartini, dan perumahan real estate lainnya yang selama ini masuk rumah tangga 3 atau golongan 2c, menjadi rumah tangga 4 (mewah) atau 2d.  Untuk tarif golongan 2c mulai 0 sampai 10 M3 tidak berubah/tetap. Penyesuaian dilakukan di tarif 11 sampai 20 meter kubik, dan 21 meter kubik ke atas diterapkan tarif progresif.   


5. Tarif niaga dan industri, juga diperlukan penyesuaian dengan kondisi perubahan tersebut. 


6. Penerapan penyesuaian tarif golongan 2c ke 2D sekitar 45.000 pelanggan. 


7. Pemberlakuannya bertahap dari target tersebut diatas. Pada September 10%, Oktober 30%, November 40%, dan Desember 20%. Atas tarif disesuaikan untuk menjadi penerimaan yang diterima tahun ini adalah sebesar 80%. 


8. Untuk wilayah Jababeka, Grand Wisata serta Grand Cikarang City (GCC), akan diberlakukan penyesuaian tarif bulan Januari 2023. 


9. Penyesuaian tarif mempertimbangkan unsur keadilan, dan kondisi keekonomian dimana per bulan Juli 2022 tarif listrik industri mengalami kenaikan sebesar 8,5%, serta kenaikan harga BBM. Kenaikan ini mempengaruhi biaya produksi, mengingat tarif listrik dan BBM yang dibebankan ke PDAM adalah tarif industri. Sementara, pelayanan air bersih yang dilakukan PDAM sebagian untuk keperluan sosial masyarakat dan rumah tangga kurang mampu. 


"Dengan adanya penyesuaian tarif ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan. Dalam pelayanan pelanggan, PDAM mengutamakan kepuasan pelanggan dengan pelayanan selama 24 jam, terkecuali ada perbaikan yang sifatnya insidentil," kata Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim saat melakukan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Atas Reklasifikasi Golongan Pelanggan di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang, pada Rabu (31/8/2022). 


Usep menjelaskan, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi dalam menjalankan usaha guna memenuhi pelayanan penyediaan air bersih bagi masyarakat Bekasi menganut prinsip Kuantitas, Kualitas dan Kontinuitas (K3) untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggannya. 


Posisi saat ini, pelanggan sekitar 350.000 SL. Pelanggan tersebar di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Namun ada pelanggan Non Aktif (tidak aktif) sekitar 50.000 SL.  Kendati demikian, untuk pelanggan non aktif, Direksi lewat keputusan memberikan kemudahan. 


Per tanggal 1 Juli sampai 31 Desember 2022, pelanggan non aktif dapat melakukan Penyambungan Kembali (PK) dengan biaya gratis.   


"Untuk tagihan rekening yang terhutang selama non aktif, dapat dibayar dengan dicicil atau tunai (cash). Dengan demikian, para pelanggan non aktif, diharapkan aktif kembali," ucap Usep. 


Di usia yang akan bertambah 41 tahun, PDAM Tirta Bhagasasi berharap adanya penambahan sambungan langganan setiap tahun. Apalagi saat ini BUMD milik dua daerah itu tengah merancang perencanaan bisnis lima tahunan, yakni 2023-2027, setelah perencanaan bisnis tahun 2018-2023 berakhir di tahun depan. 


Untuk menjalankan dan target business plan,  ada  sembilan komitmen yang akan dilaksanakan yakni: 


1. Meningkatkan cakupan pelayanan. 


2. Mengoptimalkan kapasitas produksi eksisting. 


3. Menambah Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribuis Bagi (JDB) (jaringan transmisi dan retikulasi). 


4. Meningkatkan pemakaian air  rata-rata. 


5. Meningkatkan pelayanan khususnya hubungan  pelanggan. 


6. Meningkatkan kualitras sumber daya manusia (SDM). 


7. Menurunkan angka kehilangan air. 


8. Meningkatkan penjualan melalui psikologi marketing/pemasaran. 


9. Membangun citra, meningkatkan performance, dan branding.


Pada tahun  2022 ini, ada berbagai target yang akan dicapai diantaranya: penambahan jumlah pelanggan baru 50.000 SL. 


Penambahan pelanggan difokuskan di wilayah Kabupaten Bekasi dengan penambahan jaringan perpipaan, serta  penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Tretament Plan (WTP) dengan membangun kemitraan kerjasama badan usaha swasta sesuai peraturan perundangan yang berlaku. (Al)



Disarankan untuk anda