Berawal Curhat Ke Presiden Hingga Berujung Laporan UU ITE, LIPAN RI: Ini Hak Warga Negara Yang Harus Diperjuangkan

  • Redaksi
  • 22 Oktober 2022
  • 77
  • Bagikan:
Berawal Curhat Ke Presiden Hingga Berujung Laporan UU ITE, LIPAN RI: Ini Hak Warga Negara Yang Harus Diperjuangkan Ketua Umum LIPAN RI, Harun Prayitno (tengah) bersama kuasa hukum Hotma Silitonga dan kkeluarga dr. Gina mendatangi kantor Dirkrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (20/10/2022). | Foto: istimewa

MALANG - Kuasa Hukum Lembaga Investigasi dan Pengawasan Aset Negara Republik Indonesia (LIPAN RI), kembali mendatangi kantor Dirkrimsus Polda Jawa Timur atas laporan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Eletronik (UU ITE). 


Kasus ini bermula dari keluhan Gina melalui akun Instagramnya kepada Presiden Joko Widodo, atas dugaan penyerobotan rumah dan tanahnya oleh terduga Hendri, di Malang, Jawa Timur. 


Namun curhatan Gina pun berujung ancaman tindak pidana Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Polda Jawa Timur. 


Atas perkara itu, Gina meminta bantuan kepada LIPAN RI, yang di kuasakan kepada Hotma Silitonga, SH. 


"Hari ini saya selaku kuasa hukum dari dr. Gina Gratiara bersama klien saya kembali mendatangi Polda Jatim untuk melakukan mediasi atas laporan tindak pidana UU ITE," ucap Hotma kepada media, Kamis (20/10/2022).


Hotma menjelaskan, bahwa kliennya ini tidak melakukan pencemaran nama baik. Kendati, keluhannya melalui akun Instagram pribadinya kepada Presiden Jokowi merupakan hak sebagai warga negara yang meminta bantuan kepada pemimpin negara untuk memperhatikan kasus dugaan penyerobotan tanah milik orang tuanya. 


Namun keluhannya itu berimbas kepada pelaporan pelanggaran UU ITE yang dilaporkan saudara Hendri di Polda Jawa Timur. 


"LIPAN RI berkomitmen membantu saudara Gina sampai kasus dan permasalahan ini tuntas dan akan kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan, demi tegaknya keadilan sehingga mendapatkan keadilan," pungkasnya. 


Sementara itu, Ketua Umum LIPAN RI, Harun Prayitno, SE, SH mengatakan kasus ini akan dikawal pihaknya hingga tuntas, sehingga sangkaan yang ditudingkan kepada dr. Gina dapat di proses secara adil. 


Padahal kasus ini bukan perkara pencemaran nama baik, akan tetapi mempertahankan hak sebagai pemilik rumah dan tanah yang sah. 


"Kasus ini sebenarnya permasalahan pokok utamanya yaitu sengketa tanah dan rumah aset pribadi milik Ibu Fransiska, orang tua dr. Gina. Dimana rumah dan tanah milik keluarga dr. Gina ini ingin dikuasi oleh oknum. Sebab itu, saya Ketua Umum LIPAN RI, menggaransi akan memgawal kasus ini hingga tuntas dan mendapatkan keadilan hukum dari Negara," tambahnya. 


Harun juga sudah melakukan koordinasi vertikal dengan para instansi dan lembaga pemerintah serta kepolisian untuk melakukan investigasi kasus ini. (Nov)



Disarankan untuk anda