Kejar Target PAD, Bapenda Kota Bekasi Optimis Tembus Di Angka 85 Persen
Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Jl. Ir. Juanda, Bekasi Timur. (Foto: Istimewa)
BEKASI - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi menargetkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi, mencapai 85 persen hingga Akhir Tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, M. Solikhin secara optimis.
Meskipun saat ini, capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi, secara neraca laporan keuangan sudah berada dikisaran angka 72 persen.
"Kita akan genjot pada relaksasi PBB dan BPHTB yang PTSL. Memang saat ini belum signifikan. Tapi kamin optimis diakhir tahun bisa mencapai 85 persen," ujarnya, pada Jumat (7/11/2025).
Menurut Solikhin, sebelumnya target capaian PAD Kota Bekasi hingga akhir tahun 2025 sempat disampaikan 90 persen, saat rapat bersama di Gedung DPRD Kota Bekasi. Akan tetapi, melihat lesunya Wajib Pajak, optimisme tersebut kembali diperhitungkan.
"Memang keinginan kita besar, tapi kita tetap usaha secara maksimal. Jadi maksudnya optimisme tetap tinggi, saya berharap bisa mendekati. Semoga di angka 85 persen. Walaupun, sebelumnya saya sempat menargetkan PAD diangka 90 persen, waktu saya ditanya oleh para Anggota DPRD dengan posisi saya masih 2 hari kerja. Tapi itu tetap harus dikejar," pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan, telah menerima masukkan dari Komisi 3 DPRD Kota Bekasi atas lambatnya PAD Kota Bekasi hingga Oktober 2025. Akan tetapi hal tersebut menjadi catatan penting Pemerintah Daerah.
"Saya kira kan itu sudah menjadi catatan buat kita,makanya tadi tidak kita konfrontir. Karena itu nanti langsung sudah didengar oleh SKPD-nya," imbuhnya.
Menurutnya, lambannya target pendapatan Pemerintah Daerah, diantaranya turut didukung, karena adanya rasionalisasi terkait dengan program dan juga efisiensi.
"Jadi apapun pada dasarnya, ini menjadi catatan dan evaluasi untuk bisa segera di optimalkan hingga akhir tahun mendatang," pungkasnya.
Sebelumnya, masukan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, yang menyoroti lambatnya realisasi PAD, hingga triwulan keempat pada Bulan Oktober hanya menembus angka 66,58 persen.
Sebab itu, diharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dituju lebih mengoptimalkan capaian realisasi pendapatan disisa waktu dia bulan ini.
"Saya mengingatkan Pak Wali target PAD kita sampai Bulan Oktober. Kami dari Komisi 3 baru mendapat laporan dari Bapenda bahwa target pencapaian Pendapatan Asli Daerah sampai minggu terakhir bulan Oktober ini Baru sebesar 66,58 persen," ucap dia saat memberikan Interupsi di Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025). (Advetorial/AL)