Dua Lembaga Survei Nyatakan Paslon Rahmat Effendi Dan Tri Adhianto Menang

  • Redaksi
  • 28 Juni 2018
  • 428
  • Bagikan:
Dua Lembaga Survei Nyatakan Paslon Rahmat Effendi Dan Tri Adhianto Menang Pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto bersama tim pemenangnanya menggelar konferensi pers

Kabartiga.com, Bekasi – Dua lembaga survei, Media Survei Nasional (Median) dan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyatakan, pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto mengungguli perolehan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018.


Hasil hitungan cepat (quick count) kedua lembaga tersebut tidak jauh berbeda. Paslon petahana ini memperoleh presentase suara 67,99 persen, berbanding 31,99 persen dari pasangan calon nomor urut 2, Nur Suprianto dan Adhy Firdaus.


Menurut Direktur Esekutif Median, Rico Marbun, hasil perolehan suara ini mengambil sampel dari 200 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 12 Kecamatan Kota Bekasi. Pengambilan sampel dilakukan oleh lembaganya mulai dari penghitungan suara di 200 TPS, hingga pukul 18.40 WIB, Rabu (27/6/2018).


“Penghitungan menggunakan metode dengan margin error 2 persen. Selisih perolehan suara cukup jauh, keunggulan pasangan nomor 1 tidak mungkin terkejar dan hasilnya harus disahkan oleh KPU,” tandasnya, usai menyaksikan perhitungan suara bersama paslon 1, di XXI Lounge, Mega Bekasi City.


Menurut Rico, belum pernah terjadi perubahan yang signifikan antara hasil quick count dengan real count. Sehingga, pihaknya memastikan pasangan Rahmat-Tri akan menang pada Pilkada Kota Bekasi tahun 2018.


“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Rahmat Effendi dan Bapak Tri Adhianto, semoga bisa membawa Kota Bekasi terus maju,” ucapnya di hadapan awak media.


Sementara, Rahmat Effendi mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, hasil yang diperoleh dirinya dan pasangannya di Pilkada Kota Bekasi 2018 adalah hasil kerja ikhlas semua pihak yang mendukungnya.


“Alhamdulillah, ini yang terbaik. Berkat kerja partai pengusung, tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, rekan media, tokoh agama dan masyarakat luas. Hasil ini menjadi cambuk untuk kerja kami 5 tahun ke depan,” tuturnya saat menggelar konferensi pers.


Dirinya pun tak khawatir jika paslon nomor urut 2 akan melakukan gugatan pasca pemilihan ini.


“Rakyat sudah sangat cerdas, berita hoax yang menyerang, isu SARA tidak berpengaruh besar. Kita tahu 1-2 minggu ke belakang serangan begitu gencar dilakukan. Tapi, saya bangga masyarakat Kota Bekasi sudah jeli melihat. Kenyataannya serangan negatif itu kalah dengan kerja nyata yang sudah ada,” tukas Rahmat.



Disarankan untuk anda