Si Buruh Berpenghasilan Puluhan Juta

  • Redaksi
  • 10 Juli 2017
  • 455
  • Bagikan:
Si Buruh Berpenghasilan Puluhan Juta

KABARTIGA.COM, Bekasi – Sudah Satu Tahun empat Bulan, usaha yang digeluti Nurhidin, mantan buruh di salah satu pabrik swasta di kawasan Cikarang, Bekasi, kini bisa meraup omset puluhan juta per-bulannya, di usia yang masih 26 Tahun.



Siapa sangka, mantan buruh ini bertekad, mengalihkan profesinya menjadi seorang wirausahawan muda, ditengah sulitnya persaingan global pencari kerja perusahaan asing, di Indonesia.



Jika melihat kehidupan Nurhidin, tempo dulu, sebelum memiliki usaha Cafe-nya ini, gaji yang diterima dari perusahaan tempat dia bekerja, sudah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya setiap bulan, meski ada beberapa cicilan yang harus dilunaskan pula.



Story Cafe, ya, ini adalah nama Cafe yang kini merubah kehidupan Nurhidin jauh lebih baik, dari sebelumnya yang hanya seorang buruh pabrik di perusahaan swasta beberapa tahun lalu.



Awal Perjalanan Membuka Story Cafe



Nurhidin adalah seorang Pemuda yang bekerja di PT Unilver, Tbk, di Kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Selama lebih kurang empat tahun, dia mendedikasikan dirinya sebagai karyawan, dengan penghasilan standart Upah Minimum Kerja (UMK) Bekasi.



Berjalannya waktu, pekerjaan pria asal Cilacap, Jawa Tengah itu tidak berjalan mulus. Ia di berhentikan dari salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia itu.



“Sebelumnya saya memang bekerja di PT Uniliver, namun diberhentikan. Mungkin ini adalah jalan yang Allah SWT tunjukan kepada saya,” ujar Nurhidin, saat ditemui di Story Cafe, Cikarang Utara, kemarin.



Dorongan Mendirikan Story Cafe Karena Nongkrong Dengan Teman



Usai diberhentikan, Nurhidin tidak begitu shock (kaget, red), sebab itulah resiko orang bekerja. Sebelum diberhentikan, ia dengan beberapa temannya sempat membicarakan tentang kopi. Pembicaraan ini sudah hampir satu tahun lamanya.



“Sempat sih waktu nongkrong sama teman-teman, bicarain tentang kopi, dan sudah ada niatan untuk coba buka usaha cafe,” ungkapnya.



Sempat Frenchise?



Ya, setelah berhenti kerja, niatan buka usaha cafe kopi itu dijalani. Meski saat itu masih bergabung dengan salah satu cafe (Frenchise), sebelum saya memantapkan memilih nama Story Cafe, di usaha pribadinya saat ini.



Kenapa Memilih Nama Story Cafe?



Story Cafe adalah nama yang memiliki banyak cerita, sejarah dalam kehidupan, untuk menunjukan bahwa hidup haruslah terus berusaha dan yakin.



Siap Bersaing Dengan Pengusaha Cafe Lainnya?



Siap!, kenapa tidak? Seorang yang berusaha dengan niatan serta doa, itu tidak mungkin dijauhkan rezekinya, asal kita jujur, sabar dan kreatif dalam mengelola usaha ini, insya Allah, pasti dimudahkan urusannya.



Dekorasi, hingga menu yang disajikan oleh Cafe Story bukan sekedar menjanjikan membuat betah pengunjunganya, namun ini terlihat dari ramainya pembeli dari orang tua, hingga anak muda yang ikut nongkrong di cafe milik Nurhidin itu.



Pengunjung yang mengabadikan momen di Story Cafe, juga disimpan dalam album Medsos Instagram @Story_Cafe, oleh Muhidin.



Banyak coretan tembok yang disulap Nurhidin, untuk menginspirasi pengunjungan. Soal menu pun, ia berupaya tampil beda, dengan mengedepankan ciri khas Kopi yang dijadikan Ice Blend.



Pertama Berdiri



Pada 12 Februari 2016, pertama berdiri Story Cafe hanya di ruko kecil, yang mampu menampung sekitar 30 tempat duduk.



Namun seiring berkembangnya usaha, Nurhidin memindahkan tempat usahanya di ruko yang memiliki luas 300 meter persegi, yang mampu menampung lebih kurang 100 orang.



Nurhidin berharap, usahanya ini akan terus dikembangkan, dengan membuka cabang baru di setiap daerah. Salah satu tujuannya ialah untuk membuka lapangan pekerjaan baru.



“Meski lulusan SMP, asal dia jujur, ulet dan pekerja keras, saya terima menjadi karyawan saya,” tutupnya.



Editor : Muhammad Alfi



Disarankan untuk anda