Pasca 27 Tahun, Gelar Sutan Andiko Sampono Alam Kini Disematkan Ke Rahmat Effendi

  • Redaksi
  • 27 Agustus 2017
  • 658
  • Bagikan:
Pasca 27 Tahun, Gelar Sutan Andiko Sampono Alam Kini Disematkan Ke Rahmat Effendi Rahmat Effendi foto bersama para Datuk LKAM

Kabartiga.com, Bekasi – Setelah 27 tahun, gelar Sutan Andiko Sampono Alam disandang oleh salah seorang tokoh di Bekasi, pada Sabtu (26/8/2017) malam, Ikatan Keluarga Minang Bekasi dan Sektiarnya (IKMBS), menurunkan gelar tersebut kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.



Prosesi pemberian gelar ini dilakukan, sebagaimana persetujuan atau restu dari para petuah adat minang yang berada di Lembaga Adat Kebudayaan Minangkabau (LKAM).



Datuk Asmi Bagindo, salah satu petuah adat di LKAM mengatakan, pemberian gelar ini tidak berlaku hanya untuk orang minang, melainkan siapa saja bisa mendapatkan gelar ini, asal syarat-syarat yang menjadi adat istiadat leluhur minang terpenuhi.



“Disitu ada pepatah, ‘Adat Isi, Limbago Dituang’ yang artinya setelah semua persyaratannya dipenuhi dan ada yang mengajukan permohonan, maka Limbagonyo Dituang, baru permintaan itu kita penuhi,” kata Datuk Asmi Bagindo kepada kabartiga.com, usai penyematan gelar kepada Wali Kota Bekasi.



Gelar yang diterima Rahmat Effendi, merupakan sebuah penghormatan para keluarga minang di Kota Bekasi. Pasalnya, dalam data yang dihimpun oleh IKMBS, ada 200 ribu warga minang di Kota Bekasi. Menurut Datuk Asmi Bagindo, gelar yang dimohonkan untuk Rahmat Effendi dari IKMBS ini, tidak sembarangan. LKAM pun akan melihat terlebih dahulu persyaratan pengajuan permohonan pemberian gelar tersebut.



“Kalau tidak memenuhi persyaratan, maka kita juga tidak akan memberikan gelar ini,” ungkapnya.



Ia berharap, budaya yang sudah tertanam oleh warga minang harus tetap dijaga, meski ada ditanah rantau.



“Saya mengaharapkan, agar orang minang itu tetap berjalan pada relnya, menjaga keseimbangan, tata krama, sopan santun, etika disini, tidak bisa mengatur diri sendiri. Sebelum kita menghargai orang, maka hargailah orang terlebih dahulu,” tutupnya.



Reporter : Mandalesta
Editor : Muhammad Alfi



Disarankan untuk anda