Ini Pesan Ahmad Syaikhu Saat Pimpin Prosesi Peletakan Batu Pertama Bangunan SMKN 15 Bekasi

  • Faisal
  • 06 September 2017
  • 311
  • Bagikan:
Ini Pesan Ahmad Syaikhu Saat Pimpin Prosesi Peletakan Batu Pertama Bangunan SMKN 15 Bekasi Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu saat meletakkan batu pertama bangunan SMKN 15 Kota Bekasi, Rabu (6/9/2017), di Bekasi

Kabartiga.com, Bekasi – SMK Negeri 15 Kota Bekasi patut berbahagia, bagaimana tidak, penantian cukup panjang untuk memiliki gedung sekolah sendiri akan segera terwujud. Gedung sekolah kini tengah dalam proses pembangunan, di wilayah RT 09/RW 08, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya. Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu hadir memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah tersebut.



“Kita bersyukur, bisa menyaksikan peletakan batu pertama SMKN 15 Kota Bekasi. Tentu hadirnya gedung ini, kita harapkan bisa meningkatkan kualitas SDM Masyarakat Kota Bekasi, khususnya warga yang tinggal di Padurenan. Sehingga anak-anak Bekasi menjadi orang-orang yang memiliki Skill dan mampu menyongsong masa depannya,” ungkap Syaikhu dalam sambutannya, Rabu (6/9/2017), di Bekasi.



Lebih lanjut, Syaikhu mengingatkan, kesuksesan tak bisa dituai tanpa adanya kerjasama dari semua pihak. Artinya, kebersamaan menjadi salah satu faktor penting yang dapat mengantarkan peserta didik berprestasi baik di tingkat regional, nasional ataupun internasional.  



“Kesuksesan dan prestasi sulit terwujud jika hanya anak-anak yang didorong, tapi orang tua tidak mendorong, guru abai, Pemerintah Provinsi dan Kota tidak menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Itu akan sangat sulit. Jadi berprestasi harus bersama-sama. Karena itu Bekasi artinya Bersama Kita Raih Berprestasi.” pungkasnya.



Syaikhu juga mengatakan, pihak Pemerintah Kota Bekasi beserta Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mengupayakan terpenuhinya bangunan sekolah bagi beberapa sekolah yang hingga saat ini masih belum meilikinya.  



“Insya Allah Pemerintah Kota Bekasi dan Pemprov Jabar, akan berusaha menyelesaikan permasalah-permasalahan terkait sarana prasarana yang masih tidak memadai, khususnya di  4 SMA dan 4 SMK Negeri, yang memang sudah kita canangkan diberikan unit gedung baru; SMA Negeri 19,20,21,22 dan SMK Negeri 12,13,14,15,” sambungnya.



Adapun beberapa permasalahan yang kini menyelimuti peroses pendidikan di tingkat SMA dan SMK, Syaikhu berharap hal tersebut hanya bagian dari proses  transisi alih kelola, yang semula dipegang oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi, sekarang dikelola sepenuhnya oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.



“Memang tahun ini ada proses alih kelola di Dinas Pendidikan, khususnya di SMA-SMK Negeri dan Swasta, yang semuala dikelola oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi, sekarang dikelola oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Namun saya yakin, meskipun ada beberapa masalah yang belum singkron, saya berharap itu hanya karena masa-masa transisi alih kelola,” ujarnya.



Disarankan untuk anda