Eratkan Silaturahmi, Ali Mazi Kunjungi dan Puji Pribadi Tokoh Konawe
Ali Mazi (tiga dari kiri) menggandeng Wuata Saranani dalam kunjungan silaturahminya, Sabtu (30/9/2017), di Pondidaha.
Kabartiga.com, Konawe – Pasca menerima rekomendasi pengusungan resmi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai kandidat Calon Gubernur Sulawesi Tenggara 2018-2023, H. Ali Mazi didampingi timnya meluangkan waktu berkunjung ke kediaman salah satu tokoh masyarakat Konawe, H. Wuata Saranani, Sabtu (30/9/2017), di Pondidaha.
Kepada Kabartiga.com, Ali Mazi mengungkapkan bahwa kunjungannya tersebut tidak lain sebagai upaya mempererat kembali tali silaturahmi serta mendengarkan wejangan dari tokoh yang sudah sekian lama berkhidmat untuk Kabupaten Konawe itu.
“Pak Wuata ini merupakan salah satu orang tua kita, dan kita ini sebagai generasi penerus beliau, tentu silaturahmi merupakan kewajiban kita bersama dan bagaimnapun juga pak Wuata punya pengalaman politik yang lebih banyak ketimbang kita. Beliau pernah menjabat Camat, kemudia Anggota DPRD. Ya pasti pernah membangun konawe ini ke arah lebih baik,” jelas Ali Mazi.
"Bagi saya Pak Wuata adalah pribadi yang sangat konsisten,punya prinsip, dan tegas. Dulu kita sering berdiskusi lama dengan beliau. Cara berpikir beliau dalam membangun daerah sangat baik bagi saya, diusia yang sudah cukup tua beliau masih mau berfikir dan berbicara politik untuk membangun daerah kita ini,” sambungnya.
Ali Mazi menampik anggapan yang menyebut kunjungannya tersebut merupakan bagian dari langkah politik, guna menggaet dukungan dari Wuata. Baginya, dukungan adalah pilihan hati nurani setiap orang, yang itu tidak bisa diintervensi oleh siapapun.
“Kalau persoalan dukungan itu kita serahkanlah ke hati nurani kita masing-masing. Apa lagi Pak Wuata, tidak mungkinlah kita paksa. Saya yakin beliau punya pertimbangan dan lebih bijak dalam memilih,” ungkap pria yang memang memiliki hubungan historis yang baik dengan Wuata.
Senada dengan hal tersebut, Wuata membenarkan bahwa hubungannya dengan Ali Mazi sangat baik. Keduanya memiliki sejarah persahabatan yang cukup panjang, bahkan Wuatu mengaku pernah berpasangan dengan Ali Mazi.
“Kalau masalah kunjungan pak Mazi, saya kan pernah berpasangan dengan beliau, jadi ini semata-mata silaturahmi yang baik untuk kita,” tegasnya.
Adapun terkait siapa yang layak memimpin Sulawesi Tenggara (Sultra) di masa mendatang, Wuata menyebut siapa saja boleh, asalkan mereka betul-betul ingin membangun dan membawa Sultra menjadi lebih baik lagi.
"Bagi saya siapa saja boleh menjadi pemimpin, asalakan betul-betul membangun. Kalo bicara Pak Mazi, karena beliau saya kenal baik, beliau Mantan Gubernur, pasangan beliau juga, Lukman Abunawas adalah adik saya, diapun Mantan Bupati Konawe 2 priode, jadi saya percaya keduanya punya misi besar untuk membenahi dan membangun Sultra. Intinya, siapapun gubernurnya, saya yakin itu merupakan garis tangan dari Allah Swt,” tutupnya.
Reporter: Fahmi Ibrahim
Editor: Faizal Haidar