Bekasi Butuh Konsep Perumahan Vertikal Ramah Lingkungan
Ilustrasi Perumahan Vertikal Ramah Lingkungan (Sumber: Kompas.com)
Kabartiga.com, Bekasi – Ketua Kaukus Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bekasi Raya, Prof. Benny Tunggul mengatakan, konsep rumah vertikal ramah lingkungan saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Fasilitas seperti water boom, family club recration pada perumahan vertikal bukan menjadi andalan utama, tanpa adanya ruang terbuka hijau.
"Sarana sport tidak menjadi handalan utama tanpa ada dilengkapi dengan ruang terbuka hijau berupa taman, pepohonan mengelilingi komplek disamping sepanjang jalan pemukiman," kata Benny Tunggul kepada Wartawan, Minggu (29/10/2017).
Menurutnya, konsep tersebut jarang sekali dilakukan oleh investor perumahan vertikal saat ini karena keterbatasan lahan pada jumlah bangunan.
“Infrastuktur haruslah menciptakan sirkulasi. Sehingga mobilisasi orang dengan polusi yang disebabkan kendaraan bermotor dapat teratasi dengan dukungan RTH (Ruang Terbuka Hijau) itu,” pungkas Benny.
Ia berharap, investasi yang datanamkan oleh PT Trio Propertindo Jaya, sebagai developer dari Apartemen Gangnam District untuk PNS dan Non PNS Pemerintah Kota Bekasi, dapat menerapkan konsep tersebut.
Sementara, Pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Bekasi, Ahmad Yudistira menambahkan, bahwa selain adanya konsep tersebut, juga diperlukan penataan sampah rumah tangga pada perumahan vertikal di Kota Bekasi.
“Bukan karena rotasi pengangkutan sampah yang teratur namun perlu adanya integrasi pengolahan sampah yang berkonsep 3R. Apartemen Gangnam yang direncanakan untuk PNS dan Non PNS Pemkot Bekasi, akan menjadi ikon baru dalam perumahan vertikal di Bekasi, konsep tersebut akan diterapkan,” jelasnya.
Keterjangkauan harga dan paketnya, lanjut Yudis, menjadi daya tarik tersendiri, sehingga menjadi pilihan utama para pembeli. Hal ini juga diikuti konsep rumah vertikal ramah lingkungan.
"Terlihat dengan tersedianya RTH 30 persen dari lahan tersedia sehingga pemukim dapat menikmati Lingkungan appartemen yang sehat dan kompetitif," tutupnya.
Reporter : Mandalesta
Editor : Muhammad Alfi