Dilantik, Segudang ‘PR’ Dirut PDAM Tirta Patriot Menanti
Wali Kota Bekasi melantik Dirut PDAM Tirta Patriot, Solihat
Kabartiga.com, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi melantik langsung Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Patriot baru, setelah dilakukannya uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari empat nama calon Dirut PDAM Tirta Patriot sebelumnya.
Penetapan ini guna mengisi kekosongan kursi jabatan mantan Dirut PDAM Tirta Patriot, TB Hendy Irawan yang meninggal dunia pada bulan Agustus lalu.
Sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), nama Solihat, mantan Direktur Umum PDAM Tirta Bhagasasi ini terpilih secara sah atas keputusan juri pada pelaksanaan fit and proper test calon Dirut PDAM Tirta Patriot beberapa waktu lalu.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi berharap, Dirut PDAM Tirta Patriot terpilih dapat menyelesaikan tugas-tugas yang masih menjadi pekerjaan rumah PDAM Tirta Patriot saat ini, diantaranya adalah meningkatkan jumlah sambungan pelanggan.
“Pertama itu meningkatkan persentasi pelanggan, kedua memetakan jaringan yang saat belum tercapai baik dari PDAM Tirta Bhagasasi maupun juga Tirta Patriot. Ketiga, dia (Dirut) harus bisa menyelesaikan segala mungkin, menganaksasi segala aset-aset,” ujarnya usai melantik Dirut PDAM Tirta Patriot, Solihat di Plaza Pemkot Bekasi, Senin pagi (13/11/2017).
Menurut orang nomor satu di Kota Bekasi itu, Solihat mampu menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang diberikannya itu dalam jangka waktu selama enam bulan. Hal itu dilihat Wali Kota karena pengalaman Solihat di PDAM Tirta Bhagasasi sebelumnya.
“Enam bulan cukup lah, seharusnya itu tiga bulan. Kalau orang baru belajar kan bisa enam bulan baru belajar, tetapi kalau orang sudah ahli kan dia sudah langsung jalan. Makanya kalau kata Rasulullah SAW, menempatkan orang itu harus sesuai dengan keahliannya,” pungkasnya.
Mendengar hal itu, Dirut PDAM Tirta Patriot terpilih, Solihat menyampaikan, bahwa tugas tersebut adalah tanggungjawab yang harus di embannya. Soal rencana pemisahan aset yang akan dilakukannya pun, dia bakal melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Dirut PDAM Trita Bahagasasi, yakni Usep Rahman.
“Ini adalah amanat dan perintah langsung Pak Wali Kota pada pelantikan tadi. Artinya dari beberapa tadi itu, soal terkait teknis, saya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan direksi Tirta Bhagasasi. Sebelum lebih jauh, pertama saya harus melakukan maping dulu di Tirta Patriot, sehingga nanti bisa melakukan koordinasi untuk membahas hal-hal yang sifatnya teknis,” ungkapnya.
Solihat berencana, selain menyelesaikan persoalan akuisisi dengan PDAM Tirta Bhagasasi, percepatan pelanggan pun akan berbarengan sejalan. “Simultan, tetap berproses. Akuisisi berjalan, percepatan peningkatan sembungan pelanggan pun juga harus berjalan,” ujarnya.
Ia optimis, bahwa waktu yang diberikan Wali Kota Bekasi selama enam bulan tersebut bisa dicapainya.
“Sejauh ini (so far) sih saya melihatnya karena ini kan sudah berjalan lama, yang saya dengar. Saya pikir ini cukup lumayan lah waktunya enam bulan. Tetapi ini juga memang menjadi situasional keliahatannya,” tutupnya.