Shalat Gerhana Bulan, Tri Adhiyanto : Fenomena Super Moon Menjadi Renungan Untuk Umat
Kabartiga.com, Bekasi – Fenomena Super Blue Blood Moon atau Gerhana Bulan Total yang terjadi setiap 152 Tahun sekali, malam ini di sambut dengan pelaksanakan Sholat Gerhana Bulan, Takbir, Istighfar dan Bersodakoh oleh masyarakat Kota Bekasi.
Seruan Sholat Berjamaah ini diinstruksikan langsung Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, pada Selasa (30/1/2018). Tidak terlepas diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Bekasi di Masjid Agung Al Barkah, Bekasi Selatan.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Binamarga dan Tata Air Kota Bekasi, Tri Adhiyanto Tjahyono berpesan, agar fenomena istimewa ini dapat direnungkan secara bersama oleh Masyarakat Kota Bekasi, khususnya.
“Sholat Khusuf atau Gerhana Bulan ini sifatnya adalah Sunnah Muakad. Disunatkan bagi umat muslim untuk melaksanakannya, sebagaimana Rasulullah SAW mengajarkannya kepada Umat Muslim Dunia. Sebab, Gerhana Matahari dan Bulan tidak akan terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang, sebagaimana Hadist yang diriwayatkan,” katanya kepada kabartiga.com saat dihubungi, Rabu (31/1/2018).
Tri melaksanakan Shalat Gerhana Bulan di Masjid Baiturrahim, Jalan Raya Ciketing, Kecamatan Mustikajaya secara bersama. Selesai Sholat pun dilanjut dengan bertakbir dan berdzikir.
“Fenomena ini adalah Kuasa Allah SWT yang harus kita renungkan, bagiamana Bulan dan Matahari bisa bertemu bersamaan. Oleh itu, sebagai manusia atas Penciptaan-Nya, kita sebaiknya Shalat, Bertakbir, Beristighfar dan Bersodakoh, sebagai bentuk perenungan itu sendiri,” tutupnya.