Besok Kebijakan Ganjil Genap di Bekasi Dimulai, Jasa Marga Pasang Alat Deteksi

  • Redaksi
  • 11 Maret 2018
  • 398
  • Bagikan:
Besok Kebijakan Ganjil Genap di Bekasi Dimulai, Jasa Marga Pasang Alat Deteksi General Manager PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman (kanan)

Kabartiga.com, Bekasi – Awal penerapan ganjil-genap pada tanggal 12 Maret ini, PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek melakukan pemasangan delapan alat RTMS atau Road Traffic Microwave System untuk mengetahui kecepatan kendaraan dan kepadatan kendaraan dalam jalan tol nanti.



General Manager PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan, penerapan ganjil genap tahap awal ini, sengaja dilakukan di dua pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Alasanya, berdasarkan kajian, peta segmen kepadatan tol Jakarta-Cikampek, kedua pintu tol tersebut berada diperingkat paling atas kepadatannya.



“Karena berdasarkan pengkajian, peta segmen kepadatan tol Jakarta-Cikampek, sejak Cikampek hingga Cawang Jakarta Timur, dua pintu tol tersebut berada di peringkat paling atas,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers di Bandar Djakarta Bekasi, kemarin.



Jika kebijakan ini efektif mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta- Cikampek, maka ganjil genap bagi kendaraan pribadi arah Jakarta sejak pukul 6 hingga 9.00 WIB, juga akan berlaku di pintu tol lain.



Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan atau Permenhub, kebijakan ganjil-genap, untuk mengurangi kepadatan akibat adanya proyek nasional di dalam tol, sebenarnya berlaku sejak pintu tol Tambun, pintu tol Bekasi Timur, Pintu tol Bekasi Barat, Pondok Gede Timur dan Pondok Gede Barat.



Oleh sebab itu, kata Raddy, Jasa Marga melakukan pemasangan alat pendeteksi kecepatan kendaraan dan kepadatannya.



“Bila hasil evaluasi di tahap awal, alat RTMS menunjukkan hasil positif, maka penerapan ganjil genap juga akan diperluas sesuai Permenhub. Namun bila tidak ada pengaruhnya, maka semua pihak terkait akan melakukan rapat untuk mencari solusi,” terangnya.



Selain ganjil genap, sesuai Permenhub, untuk mengatasi kepadatan di tol Jakarta-Cikampek, juga dilakukan pembatasan melintas truk golongan 3,4 dan 5 di dua arah pada pukul 6-9 WIB, serta penerapan lajur khusus bus angkutan umum, agar tidak bercampur dengan kendaraan pribadi dan truk angkutan barang.



Disarankan untuk anda