Kang Emil Ingin Belajar Kesehatan ke Kota Bekasi
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
Kabartiga.com, Bekasi – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil iri dengan keberhasilan Pemerintah Kota Bekasi yang mengcover kesehatan masyarakatnya dengan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini, secara terang mengelukan program yang digagas Pemkot Bekasi pada awal tahun 2017 lalu. Ia pun berencana akan mengadopsi keberhasilan tersebut untuk warga Jawa Barat kedepan.
“Saya mendengar di Kota Bekasi itu kan masyarakatnya di gratis kan untuk berobat, dengan berbasis NIK. Intinya, Jawa Barat itu akan di standarisasikan, yang keren budaya di Purwakarta akan di standarisasikan, kalau di Kota Bekasi juga keren, akan kita standarisasikan untuk Jawa Barat. Nanti itu kita rapatkan,” pungkasnya.
Selain persoalan Kartu Sehat, kang Emil juga menyinggung keinginan Kota Bekasi yang menggratiskan biaya pendidikan sekolah menengah atas (SMA). Kang Emil sudah mengkalkulasi permintaan Kota Bekasi tersebut, namun anggaran yang dimiliki oleh Jawa Barat tidak cukup. Sebab itu, ia menyiatsatkan subsidi dari kesanggupan masing-masing daerah.
“Rakyatnya pak Rahmat Effendi SMA-nya harus gratis, walaupun tupoksinya ada di Provinsi. Tetapi setelah dihitung, uang kami tidak cukup. Ini harus kita bicarakan, Bekasi sanggupnya berapa, Subang berapa, nanti biar bisa di sinkronkan dengan Provinsi, agar tercapai cita-cita itu,” ujarnya.
“Di Kabupaten Bekasi sudah dilakukan itu, namanya hibah tingkat dua ke tingkat satu, ada rumusannya itu. Di Bali, Kabupaten Badung, sangkin kayanya, dia menyumbang APBDnya ke Provinsi. APBD tingkat dua lebih tinggi dibandingkan APBD tingkat satu (Provinsi). Yang penting rakyat kita jangan sampai susah,” tambah Kang Emil.
Sebab itu ia berharap, 27 Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat agar membuat daftar perencanaan daerahnya yang tidak maksimal. Dengan begitu, Jawa Barat bisa mengetahui permasalahan yang dialami dari setiap daerah.
“Misalkan dari daerah, ada yang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikannya rendah, saya akan bilang sama daerah tersebut, akan saya berikan bantuan. Artinya Gubernur akan memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah yang sedang mengalami penurunan,” terang Kang Emil.