Si Jago Merah Berulah di Indomart Underpass Bekasi Timur

  • Redaksi
  • 29 November 2018
  • 424
  • Bagikan:
Si Jago Merah Berulah di Indomart Underpass Bekasi Timur Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Jinakan Api di Dalam Gudang Penyimpanan Makanan milik Indomart Underpass SPBU Bekasi Timur

Kabartiga.com,  Bekasi - Si Jago Merah hampir melahap habis Indomart di SPBU Underpass, Bekasi Timur, yang diduga akibat konsleting listrik dari frezer penyimpanan makanan. 


Pengakuan Fitri Yulianti, Karyawati Indomart, mulanya ia melihat asap dan percikan api yang menyala dari dalam gudang penyimpanan, pada pukul 11.00 WIB, Kamis (29/11/2018). Api pun mulai keluar dari frezeer penyimpanan makanan. 


"Saya tidak berani menduga-duga awal api berasal, sepertinya dari salah satu freezer tempat penyimpan bahan makanan dan langsung menyambar ke atas kardus indomie," tegas Fitri, Kamis (29/11/2018). 


Kejadian tersebut pun membuat panik para karyawan dan pembeli di Indomart. Sontak, Fitri dan beberapa rekannya mengambil air dan Alat Pemadam Kebakaran (APAR) yang tersedia. 


"Sudah sempat kami padamkan menggunakan air dan APAR, namun api menyala kembali dan pihak pengelola SPBU setempat langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi," terangnya. 


Atas laporan tersebut, empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Eko Budi, Danru Damkar Kota Bekasi menjelaskan pemadam sempat terkendala lantaran tidak adanya pintu darurat, yang mempermudah tim damkar memadamkan api. 


"Karena lokasi kebakarannya berada di dalam area SPBU, kami pun menerjunkan 3 unit mobil air dan 1 unit mobil rescue untuk memadamkan apinya. Kalau alat APAR-nya tersedia cukup banyak disini, tetapi jalur untuk mempermudah memadamkan apinya tidak ada dan harus melalui satu pintu, selain itu kami terpaksa menjebol saluran ventilasi untuk membantu memudahkan proses pemadaman apinya," tandasnya. 


Dari pantauan di lapangan, api berhasil dipadamkan dan tidak memakan korban jiwa. Akibat kebakaran tersebut, pihak Indomart belum bisa memastikan kerugian yang dialami. 


Reporter : Afu

Editor : Muhammad Alfi



Disarankan untuk anda