Warga Gayung Bersambut Respon Program KotaKu

  • Redaksi
  • 03 Januari 2019
  • 405
  • Bagikan:
Warga Gayung Bersambut Respon Program KotaKu Warga antusias repon program Kotaku dari Disperkimtan Kota Bekasi

Kabartiga.com,  Bekasi - Gayung bersambut warga di Kecamatan Medan Satria dan Bekasi Selatan patut di apresiasi dalam penataan kawasan lingkungan, yang diinisasi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi. 


Program KotaKu yang dibawahi Disperkimtan Kota Bekasi ini, menjadi salah satu program andalan Pemerintah Kota Bekasi dalam menata kawasan perumahan menjadi tidak kumuh. 


Sekertaris Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah, mebenarkan dua kecamatan tersebut berinisiatif melakukan penataan lingkungan dengan mengecat dan menggambar tembok-tembok mereka menjadi grafiti dan sebagainya. 


"Iya betul, warga di dua Kecamatan ini membantu Pemerintah Kota Bekasi untuk menata kawasan lingkungan, agar lebih menarim dari sebelumnya. Mereka mengecat halam rumah dan menggambarnya juga," terangnya, Kamis (03/01/2018). 


Program KotaKu sendiri sudah berjalan satu tahun. Imas meyakini,  penataan kawasan kumuh ini bisa meningkatkan perekonomian warga kedepan, apabila kawasan tinggalnya bersih dan asri. 


Di tahun 2019, pihaknya juga menargetkan penataan lingkungan di Kota Bekasi meningkat signifikan. Apalagi program tersebut bisa di respon baik oleh warga. 


"Kita harapkan lewat program ini kawasan kumuh di Kota Bekasi semakin berkurang, semakin baik penataan kawasan kumuh ini, semakin baik pula kualitas penghuninya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka," ungkap Imas.   


Menurutnya, di Kota Bekasi masih ada beberapa kawasan permukiman kumuh. Dalam data, di tahun 2016, Disperkimtan mencatat ada 430 Heaktare kawasan kumuh. Namun angka tersebut dapat teratasi secara bertahap. 


"Hari ini masih ada beberapa kawasan permukiman di Kota Bekasi yang kumuh. Dari tahun 2016 yang mencapai 430 Heaktare, sekarang sudah berkurang menjadi 236,5 Heaktare, masih ada 55 persennya lagi. Ini tinggal gayung bersambutnya warga terhadap respon program KotaKu ini," jelas Imas. 


"Jadi kita target 80 persen untum tahun ini. Anggaran dari pusat dan provinsi akan di peruntukan untuk penataan permukiman seperti pembangunan drainase, penyediaan air bersih, penataan lingkungan dan bedah rumah, jadi di manfaatkan untuk kepentingan warga juga," tambahnya.



Disarankan untuk anda