Lippo Group Tidak Ketahui Blue Plaza Telah Kantongi Amdal Atau Belum
BEKASI – Corporate PR Lippo Malls Indonesia, Nidia Niekmasari Ichsan tidak bisa memastikan izin pendirian Blue Plaza Bekasi Timur sudah dilengkapi dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) atau belum. Ia mengaku, hal ini baru saja diketahui dari pemberitaan di media.
“Kan itu sudah beroperasi, mana mungkin belum mengantongi. Cuma saya baru baca beritanya, nanti saya koordinasi dengan pihak manajemen. Kalau belum lengkap perizinan, akan kita lengkapi, ada keluhan kita perbaiki,” ucapnya saat di konfirmasi, Senin (16/03/2020).
Blue Plaza Bekasi Timur merupakan Hypermall milik dari Lippo Group. Selama 16 tahun berdiri, keberadaan tandon untuk area resapan air dikala hujan datang, juga tidak dimiliki. Pantauan Kabartiga.com, kini kawasan tersebut tidak hanya berdiri Mall, melainkan juga ada Rumah Sakit dan Hotel.
Menanggapi persoalan ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, pusat bisnis seperti Blue Plaza, sepatutnya sudah mengantongi Amdal. Sebab syarat untuk terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) adalah rekomendasi Amdal.
“Jangankan sebesar mall, bikin rumah yang kecil juga harus ada IMBnya. Nah, IMB mall itu salah satu syaratnya adalah dokumen Amdal. Tapi terkait Blue Mall akan kita cek, sengetahuan saya pasti ada," katanya.
Yayan menjelaskan, salah satu item yang menjadi syarat diterbitkannya Amdal adalah ketersediaan Tandon Air. Apalagi, cakupan wilayah yang digunakan pihak Lippo Group tersebut mencapai hektaran.
"Soal tandon air, tertuang dalam rekomendasi Amdal. Jika di dalam site plan dan dokumen Amdal tercantum item tandon air, maka itu kewajiban yang harus dilengkapi. Kalau seandainya tidak, berarti dia salah satu perusahaan yang nakal, karena tidak melaksanakan isi dari dokumen Amdal maupun site plan yang dibuat," tegasnya.
Yayan berjanji, dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau kelengkapan dokumen serta keberadaan Tandon Air Blue Plaza. "Jika belum mengantongi Amdal dan melaksanakan isinya, maka kita ambil tindakan. Apalagi ada keluhan soal banjir dari warga, nanti kita kroscek ke lokasi mengenai tandon airnya juga," tandasnya.