PDIP Kota Bekasi Bagikan Jamu Anti Corona
Jamu herbal ala PDIP yang dibagikan gratis kepada pengguna jalan di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur
BEKASI – Ditengah wabah Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19), warga diharapkan tetap menjaga imunitas tubuhnya dengan mengkonsumi makanan yang sehat dan bergizi. Apalagi, penyebaran virus ini dalam perhari terus alami peningkatan yang signifikan.
Melihat kondisi yang terjadi saat ini, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menggangap pola hidup bersih dan sehat (PHBS) penting untuk masyarakat.
Sebab itu, berbagai cara pun dilakukan untuk memutus rantai Covid-19 ini. Ribuan jamu tradisonal dengan racikan rempah-rempah pun disiapkan untuk dibagikan secara gratis bagi pengguna jalan di depan kantor DPC PDIP Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Jamu anti bodi ini diyakini mampu meningkatkan imunitas tubuh seseorang, yang diracik dengan menggunakan rempah-rempah alami oleh tim di kantor DPC PDIP Kota Bekasi.
Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menjelaskan, jamu anti bodi ini memiliki kandungan yang sehat dan dapat menambah imunitas tubuh. Sebab jamu diracik dari tumbuh-tumbuhan alami seperti jahe, temulawak, kunyit, serai, kayumanis, cengkeh dan jeruk nipis.
“Hari ini kita bagikan untuk pengguna jalan di sekitar jalan Chairil Anwar. Kita targetkan untuk tempat-tempat publik, kemudian warga binaan di lapas. Semoga ini bisa membantu masyarakat meningkatkan imunitas tubuhnya,” ujar Tri—sapaan akrab Wali Kota Bekasi itu, saat membagikan langsung jamu anti bodi di pinggiran jalan Chairil Anwar, Sabtu sore (28/3/2020).
Menurutnya, PDIP Kota Bekasi sebelumnya juga melakukan penyemportan disinfektan, pembagian masker dan handsanitizer, sebagaimana instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah.
Sebab itu, setiap pengurus partai bergotong royong dan menyisipkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat ditengah Covid-19.
“Kita cuma melakukan pencegahan hari ini, agar mata rantai dari wabah ini terputus cepat, ya dengan cara menyemprot cairan disinfektan ke rumah warga dan rumah ibadah, pembagian masker, handsanitizer juga sudah, nah sekarang daya tahan tubuhnya kita berikan melalui jamu anti bodi ini, sebab sampai hari ini belum ada obat untuk virus ini,” kata Tri.
“Kita gotong royong untuk melawan virus ini, tidak hanya Pemerintah yang bekerja, tapi semua masyarakat, baik itu dari partai politik, maupun warga di lingkungan,” tambahnya.
Dilokasi yang sama, Ketua Satuan Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 PDIP Kota Bekasi, Nico Godjang menyampaikan, bahwa kegiatan kemanuasian ini tidak ada unsur politisasi. Sebab bukan zamannya kampanye. Tujuannya hanya satu untuk memotiviasi dan memberikan edukasi kepada warga untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih ditengah wabah Covid-19.
"Bahwa wabah ini adalah musuh kita bersama. Jadi kita harus bahu-membahu dan bersama-sama melawan wabah virus pandemik ini. Tidak saling nyinyir apalagi menyalahkan. Apa yang bisa kita lakukan ayo kita lakukan. Dimulai dari diri kita, keluarga dan lingkungan. Jaga kesehatan dan kebersihan. Tingkatkan daya imun kita dengan kebersihan dan makan bergizi. Karena lawan dari virus ini adalah daya tahan tubuh kita. Untuk itu kesehatan benar-benar harus kita jaga," imbuhnya.