Ruas Jalan Perbatasan Bekasi-Jakarta Akan Diketatkan

  • Redaksi
  • 30 Maret 2020
  • 947
  • Bagikan:
Ruas Jalan Perbatasan Bekasi-Jakarta Akan Diketatkan Perbatasan Jalan Bekasi-Jakarta di wilayah Cakung, Jakarta Timur

BEKASI - Status  siaga Covid-19 di Kota Bekasi berubah menjadi Darurat Siaga. Pemerintah akan memberlakukan  penjagaan ketat pada sejumlah ruas jalan menuju Jakarta dalam waktu dekat ini.


Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan, penjagaan akan dilakukan bersama TNI dan Polri serta Petugas Dinas Perhubungan. Nantinya warga yang akan melintas masuk dan keluar ke Jakarta-Bekasi akan dilakukan pengecekan suhu terlebih dahulu.


Hal ini hanya berlaku bagi Jalan Kota, seperti Jalan Bintara Raya yang menjadi salah satu gerbang masuk dan keluar Jakarta-Bekasi. 


"Jika suhunya tinggi, dia tidak boleh melintas, kita suruh isolasi mandiri  di rumah. Begitu juga sebaliknya yang mau ke Bekasi dari Jakarta. Nanti yang jaga itu dari Kepolisian, TNI, Dishub, aparatur Kecamatan," ucap Rahmat, usai menggelar rapat koordinasi bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) di RM Simpang Raya, Bekasi Selatan, Minggu malam (29/3/2020). 


Tidak hanya itu, menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi juga akan meminta pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) dapat bekerjasama dalam membatasi jumlah Commuter Line dari Bekasi yang akan menuju Jakarta. 


"Misalnya, semula dari 14 Kereta, kita minta dikurangi menjadi 4, begitu juga dengan Transjakarta. Pokoknya kita batasi," ungkap Rahmat. 


Rahmat menambahkan, pihaknya juga akan melakukan karantina wilayah terbatas, dengan melibatkan perangkat lingkungan sekitar.  "Jadi kalau ada RT dan RW sudah ada yang melakukan hal itu, teruskan," pungkasnya. 


Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dadang Ginanjar mengatakan, pihaknya akan segera menyurati PT KAI perihal pengurangan jumlah Commuter Line. 


Sejumlah Bus yang beroperasi pun akan diminta untuk mengurangi jumlah unit yang beroperasi. 


"Senin sudah kita kirimkan suratnya, agar dikurangi jumlah commuter line yang beroperasi sebelumnya. Kita juga mengimbau kepada operator-operator bus, agar dikurangi. Alhamdulillah seperti Damri sudah mengurangi jumlahnya," pungkasnya. 


Dishub Kota Bekasi juga menurunkan sejumlah personil untuk diperbantukan dalam penjagaan di sejumlah ruas jalan yang menuju Jakarta. 


"Jumlahnya kita sesuaikan, nantinya mereka akan membantu petugas yang lainnya untuk menjaga perbatasan menuju Jakarta," tutupnya. 


Kasus Covid-19 di Kota Bekasi pada data corona.bekasikota.go.id terus alami peningkatan. Meski demikian, satu orang positif dikabarkan berhasil sembuh, dari jumlah 31 orang.



Disarankan untuk anda