SBN Minta Sandiaga Uno Perhatikan Potensi Wisata di Pulau Sumatera

  • Redaksi
  • 25 Januari 2021
  • 9
 SBN Minta Sandiaga Uno Perhatikan Potensi Wisata di Pulau Sumatera Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin meminta Menpar Sandiaga Uno juga memperhatikan Pariwisata Sumatera.

JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin menilai positif rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno berkantor di Bali setiap satu bulan sekali guna memaksimalkan potensi wilayah di Pulau Dewata. 


Kendati begitu, Senator asal Bengkulu meminta Sandiaga juga memperhatikan potensi wisata di Pulau Sumatera. 


"Mewakili seluruh anggota DPD RI sub Wilayah Barat I, tentu kita gembira jika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bisa  menjadwalkan pula berkunjung dan juga berkantor di Pulau Sumatera. Banyak sekali potensi wisata berbasis eco tourisme disana yang bisa didorong menjadi salah satu pusat destinasi wisata dengan standar nasional, bahkan internasional," ujar pria yang akrab dipanggil SBN tersebut, Senin (25/1/2020). 


"Pulau Bali sudah memenuhi seluruh aspek yang dibutuhkan sebagai prasyarat pariwisata bertaraf internasional. Yaitu baik secara kultur atau sarana infrastruktur penunjang lainnya dalam mendukung keberlangsungan sektor pariwisata. Justru sebaliknya, seharusnya yang mendapatkan perhatian oleh pemerintah adalah potensi-potensi wisata daerah lainnya yang belum dikelola secara optimal," kata SBN melalui keterangan tertulisnya. 


Lebih jelas ia menggambarkan, Pulau Sumatera selain terkenal dengan potensi alamnya, merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia yang menyimpan banyak potensi wisata.


Diantaranya, banyak pulau di sekitarnya, hutan-hutan tropis yang sedemikian luasnya, dan keanekaragaman budaya yang membuat tujuan wisata Sumatera patut diperhitungkan. 


"Kondisi geografis Pulau Sumatera, dikelilingi perairan serta pantai indah yang berderet di sepanjang garis pantai Pulau Sumatera. Tentunya, keanekaragaman tersebut menjadi nilai tambah tersendiri bagi dunia pariwisata," kata SBN. 


Dia berujar, pemerintah tidak hanya menyoal fasilitas infrastruktur, investasi serta citra pariwisata yang menjadi tantangan. Namun bagaimana upaya pemerintah membangun pariwisata dengan suatu passion di dalam mengembangkannya, disana ada kerjasama antar semua elemen masyarakat dalam konsep pariwisata yang berkelanjutan. 


"Inilah konsep inklusivitas dalam pariwisata yang diharapkan dapat menjadi narasi yang menyatukan dalam memajukan pariwisata Indonesia di masa depan. Jadi, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mesti menggandeng seluruh pihak yang berkepentingan dengan membangun proyeksi rencana jangka panjang dalam penguatan sektor pariwisata di pulau Sumatera," tutupnya.



Disarankan untuk anda