Polemik Bekasi FC, ARH: PCB Persipasi Harga Mati

  • Redaksi
  • 27 Maret 2022
  • 614
  • Bagikan:
Polemik Bekasi FC, ARH: PCB Persipasi Harga Mati Arif Rahman Hakim, Pengurus PCB Persipasi

BEKASI – Polemik Bekasi FC nampaknya dianggap serius oleh Supporter dan pengurus club Sepak Bola di Kota Bekasi. Mereka menyatakan hal yang sama untuk menolak kehadiran club yang di boyong Atta Halilintar dari Pati FC menjadi Bekasi FC. 


Arif Rahman Hakim, selaku salah satu pengurus dari PCB Persipasi yang berlaga pada Liga 3 pekan lalu menuding kedatangan Atta Halilintar yang merubah klub sepak bolanya dari Pati FC menjadi Bekasi FC karena adanya Pelacur Sepak Bola di Kota Bekasi. 


Hal tersebut menampik atas respon yang dilakukan Kepala Dinas Pemuda dan Olaharga Kota Bekasi terhadap kedatangan Atta Halilintar dan timnya di Kota Bekasi. 


"Dia kan harus banyak bertanya. Di Bekasi ini kan di bangun sepak bola bukan cuma dia doang. Dia tugasnya bagaimana meningkatkan PAD dari lapangan bola itu, melestarikan olahraganya yang baik. Bukan ujuk-ujuk bawa dari luar, mengganti baju Bekasi, supaya dianggap keren gitu. Kan itu," cetus Arif kepada Kabartiga saat dihubungi, Jumat (25/3/2022). 


Menurutnya, klub sepak bola di Kota Bekasi lahir dari warisan para pendahulu yang berpikiri untuk kemajuan Kotanya. Akan tetapi sangat disayangkan, kedatangan Pati FC yang berubah naman menjadi Bekasi FC tidak mengindahkan perjuangan orang-orang Bekasi terdahulu. 


"Kita punya klub sepak bola yang kita banggakan. Ini sejarah dan warisan dari para pendiri, para orang yang mau berpikir untuk Kota Bekasi. Pertama ada Persipasi di zaman Mochtar Mohamad. Kemudian ada PCB di zaman Pepen, sehingga bermerjer disatukan, yang akhirnya menjadi PCB Persipasi," kata Arif. 


Meski PCB Persipasi mengawali debutnya pada perligaan sepak bola Nasional di Liga 3, hal itu tidak mengurangi kebanggan Kota Bekasi memiliki klub sendiri. Sebab pemain dan pengurus serta pelatihnya di dominasi dari warga asal Bekasi. 


"Kita pernah jadi tuan rumah. Saya penanggung jawab panitia Liga 3 saat itu. Persipasi membawa nama harum Kota Bekasi, sampai melaju di Gresik untuk merebut kursi 32 di Liga 3 Nasional. Ini Hal yang paling keren. Karena apa? Berasal dari Bekasi, di didik oleh orang-orang yang ada di Bekasi. Kita tidak mikirin mereka lahir dari suku manapun, dia di besarkan dari daerah manapun. Ketika dia Bekasi, dia orang bekasi, punya hak sama-sama, menjaga, membesarkan Persipasi Kota Bekasi," tandasnya. 


"Jadi jangan coba belajar keren, jangan coba pura-pura keren untuk keren. Silahkan saja mereka pakai lapangan kita seperti Bhayangkara, Persija, mereka pakai lapangan kita untuk meningkatkan PAD kita silahkan. Tetapi tidak harus menggunakan nama Bekasi. Tujuan mereka apa? Pura-pura keren untuk jadi keren gitu? Ayo saja kita berfokus, membesarkan Persipasi di helatan berikutnya di liga 3," tambah Arif. 


Arif juga menilai, bahwa kehadiran Bekasi FC tidak menggeser keberadaan PCB Persipasi. Sebab Bekasi FC sendiri di rencanakan untuk perhelatan Liga 2, sementara PCB Perispasi berada di Liga 3. 


Hanya saja penamaan Bekasi FC yang bukan berasal dari embrio warga Kota Bekasi ini tidak layak menyematkan namanya dari Pati FC menjadi Bekasi FC. 


"Mereka pati ya Pati, apalagi ini kan marwah kedaerahan. Terus kalau habis dari Pati berubah menjadi nama Bekasi, ini kan engga layak, engga bagus. Menggeser tidak, karena kan PCB Persipasi adanya di Liga 3, sedangkan rencana Bekasi FC itu kan di Liga 2. Tidak ada penggeseran, cuma kenapa sih mereka harus memakai nama Bekasi FC?" tanya Arif. 


Dirinya optimis, PCB tetap eksis. Bahkan target untuk tahun depan, PCB bisa masuk dalam lingkaran klub di Liga 2. 


"Mari kita sama-sama jaga PCB Persipasi, Insha Allah lah tahun depan PCB Persipasi bisa masuk untuk liga 2. Bisa mengharumkan nama Kota Bekasi. Saya yakin PCB Persipasi bisa membesarkan nama Kota Bekasi. Orang kemarin tinggal 1 pertandingan lagi, kan kita tau sendiri, waktu di Gresik itu kan kita di curangkan. Kalau seandainya itu murni, saya yakin pemain-pemain di Bekasi sanggup untuk meraih tiket liga 2. Pokoknya PCB Persipasi Harga Mati," pungkasnya. (Al)



Disarankan untuk anda