AHHA PS Pati Baru 'PDKT' Dengan Kota Bekasi, Ini Kata Ketua Askot PSSI
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di dampingi Ketua Askot PSSI dan Kadispora Kota Bekasi bertemu Atta Halilintar dan Putra Siregar beberapa waktu lalu.
BEKASI - Ketua PSSI Kota Bekasi, Muhammad AR menanggapi ramainya perbincangan mengenai Bekasi FC yang dibawa Atta Halilintar ke Kota Bekasi beberapa waktu lalu. Pasalanya, dasar perubahan nama Bekasi FC sendiri pun belum disetujui oleh Kota Bekasi.
Kehadiran Atta sendiri hanya menginginkan Stadion Patriot Chandrabhaga sebagai Home Base seperti yang pernah dilakukan Bhayangkara FC dan Persija.
"Atta itu ketemu dengan pihak Pemkot Bekasi bukan ujug-ujug mau menggunakan nama Bekasi, dia sewa. Namun karena menggunakan Stadion Patriot Chandrabhaga, makanya ingin menggunakan nama Clubnya Atta Bekasi FC, itupun kalau disetujui. Sejauh ini belum ada tuh di setujui oleh Pemerintah Kota Bekasi. Ini bukan ranahnya Askot, tapi Askot di undang saat itu," ucap AR, Senin (28/3/2022).
Menurutnya, kehadiran Atta dapat berdampak pada perkembangan Sekolah Sepak Bola di Kota Bekasi. Hal itu karena divisi yang akan dimasukan oleh Klub milik Youtuber terkenal tersebut masuk dalam jajaran Liga 2.
"Keberadaan Atta itu dapat mendorong talenta-talenta muda yang ada di Sekolah Sepak Bola pada usia dini bersemangat, karena ada Liga 2 yang pakai nama Bekasi. Ini kan satu harapan buat generasi kita kedepan," pungkas AR.
AR juga meluruskan terkait isu yang beredar belakangan ini terkait keberadaan Bekasi FC dan Persipasi.
"Persipasi itu tidak dijual, tidak! Persipasi itu punya histori yang panjang, cuma ini kan ini beda kasta antara AHHA PS Pati di Liga 2, sementara Persipasi ada di Liga 3," cetusnya.
Sebelumnya salah satu pengurus PCB Persipasi, Arif Rahman Hakim menolak keberadaan klub yang di boyong Atta Halilintar ke Kota Bekasi. Hal itu dianggap tidak sejalan dengan perjuangan para pendiri dan pemikir atas lahirnya Persipasi di masa lampau. (Al)