PBJ Kota Bekasi Turut Berbenah, Guna Optimalkan Pengadaan di 2026

  • Redaksi
  • 05 Januari 2026
  • 308
  • Bagikan:
PBJ Kota Bekasi Turut Berbenah, Guna Optimalkan Pengadaan di 2026 Kawasan Hutan Kota dan Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) guna mengoptimalkan penyerapan anggaran pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan sesuai instruksi langsung Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyusul masih ditemukannya keterlambatan proses pengadaan pada tahun anggaran sebelumnya. 


Berdasarkan catatan Pemerintah Kota Bekasi, realisasi penyerapan anggaran pada tahun 2025 tercatat belum optimal, terutama pada belanja pengadaan barang dan jasa. Sejumlah paket kegiatan baru terealisasi pada semester kedua, bahkan sebagian mengalami penumpukan menjelang akhir tahun anggaran, sehingga berdampak pada keterlambatan pelaksanaan fisik. 


Evaluasi tersebut kini difokuskan pada percepatan tahapan perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak agar kegiatan pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif sejak awal tahun 2026. 


Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kota Bekasi, Anjar Budiono, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan melakukan pembenahan di seluruh tahapan pengadaan. 


“Berkaca dari capaian tahun sebelumnya, memang masih terdapat keterlambatan pada beberapa paket pengadaan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar pada 2026 proses tender bisa dimulai lebih awal dan tidak terjadi penumpukan di akhir tahun,” kata Anjar. 


Menurut Anjar, evaluasi dilakukan dengan memetakan kendala yang selama ini menghambat penyerapan anggaran, mulai dari kesiapan dokumen perencanaan OPD, perubahan spesifikasi kegiatan, hingga faktor teknis dalam proses tender. 


PBJ juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sistem pengadaan secara elektronik. 


“Target kami, penyerapan anggaran tahun 2026 bisa lebih merata sejak awal tahun, sehingga realisasi fisik dan keuangan berjalan seimbang dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya. 


Melalui evaluasi ini, Pemkot Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada percepatan pembangunan daerah. (AL) 



Disarankan untuk anda