BM Peterpan Korwil IV dan Wali Kota Bekasi Bagikan 500 KS NIK
Wali Kota dan Ketua Korwil IV BM Peterpan Memberikan KS Nik secara Simbolis ke Warga
Kabartiga.com, Bekasi - Barisan Muda Pendukung Tetap Rahmat Effendi (BM Peterpan) Koordinator Wilayah IV, membagikan sebanyak 500 Kartu Sehat Berbasis NIK.
Pembagian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, sebagai Pembina BM Peterpan se-Kota Bekasi, di RW 05 RT 05, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu.
Rusdi Ahmad mengatakan, program ini adalah bagian penting yang menjadi fokus Wali Kota Bekasi kepada warganya. Penerima kartu sehat akan mendapat jaminan pelayanan kesehatan di 39 Rumah Sakit Swasta se-Kota Bekasi dan beberapa RS di luar Kota Bekasi, diantaranya RS Harapan Kita dan Hasan Sadikin, Bandung.
"Alhamdulillah di pagi ini kita dapat memberikan secara simbolis kartu sehat berbasis NIK ini, yang dilakukan langsung oleh bapak Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi,” terang Rusdi, Ketua Korwil IV BM Peterpan Kota Bekasi, Kamis (27/7/2017).
Lanjut Rusdi, kartu sehat ini sudah tercetak sebanyak lebih kurang 2.000 dari dua Kecamatan, yakni Kecamatan Rawalumbu dan Mustikajaya. Pemberiannya pun akan dilakukan oleh masing-masing RW, RT, Lurah dan Camat.
“Kalau total yang sudah tercetak, ada sekitar 1.900 lebih, hampir 2.000 Kartu Sehat NIK. Insya Allah nanti pembagiannya akan di bantu oleh BM Peterpan, Karang Taruna, RT, RW, Lurah dan Camat, untuk saat ini kita bagikan sebanyak 500 secara simbolis, yang dilakukan Wali Kota Bekasi,” bebernya.
Ia berharap, kartu sehat yang diluncurkan oleh Wali Kota Bekasi ini, dapat memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat.
“Tadi pak Wali mengatakan, jika ada RS Swasta di Kota Bekasi yang menolak kartu sehat berbasis NIK ini, ancamanya adalah pencopotan izin operasional RS. Artinya disini ada jaminan kepada warganya, bahwa tidak perlu pusing untuk memikirkan biaya perobatan ke RS Swasta, semua di tanggung Pemkot Bekasi,” tutupnya.
Sementara, Wali Kota Bekasi, menjelaskan, pemilik Kartu Sehat berbasis NIK ini, dapat dimiliki oleh setiap warga yang berdomisili di Kota Bekasi. Sebab, kehadiran KS NIK ini adalah hasil dari sumbangsi pajak yang di bayarkan warga setiap tahunnya ke Pemkot Bekasi.
“Jangan kan warga yang ekonominya di bawah rata-rata, warga yang tinggal di perumahan elit seperti Kemang Pratama, berhak memiliki KS NIK ini karena dari hasil pajak wargalah, KS ini kita ciptakan dan manfaat pajaknya pun bisa di rasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, setiap RT dan RW yang saat ini sudah di tingkatkan tunjangannya oleh Pemkot Bekasi, dapat lebih bekerja secara optimal, dengan sistem jemput bola.
“RT dan RW sekarang di Kota Bekasi sudah kita tingkatkan tunjangannya setiap bulan, oleh karena itu harus bekerja secara optimal, untuk kepentingan warganya. Jangan di persulit jika ada warga yang mengurus surat-surat kependudukannya, kalau bisa pembagian KS ini harus dianterin langsung sama RT dan RW ke warganya masing-masing,” pungkas Wali Kota.
Reporter : Mandalesta
Editor : Muhammad Alfi