Maulid Nabi Memperkuat Ukhuwah Islamiyah FBR di Kota Bekasi

  • Redaksi
  • 18 Desember 2017
  • 366
  • Bagikan:
Maulid Nabi Memperkuat Ukhuwah Islamiyah FBR di Kota Bekasi  Korwil FBR Kota Bekasi, Novel Said saat memberikan pesan Maulid Nabi untuk para anggota FBR se-Kota Bekasi

Kabartiga.com, Bekasi – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Betawi Rempug (FBR) se-Kota Bekasi, Minggu malam (17/12/2017) berkumpul di markas besar Koordinator Wilayah (Korwil) FBR Kota Bekasi.



Perkumpulan itu turut dihadiri oleh Panglima FBR se-Jabodetabek, Syahrul Gozali serta dedengkot FBR di Kota Bekasi.



Novel Said, Korwil FBR Kota Bekasi mengatakan, perkumpulan ini adalah rutinitas tahunan yang tidak pernah dilewatkan oleh FBR, sebagai bentuk rasa kecintaannya terhadap Rasulullah SAW, dalam memperingatinya.



“Maulid Nabi ini memang sudah agenda rutin kita setiap tahunnya. FBR ini didirikan oleh ulama, jadi jangan sampai FBR itu selalu dicap arogansinya, premanismenya oleh masyarakat, nah malam ini kita mau buktikan bahwa FBR di usianya yang sudah 16 tahun, dapat mengikuti jejak-jejak Rasulullah SAW,” ungkapnya.



Novel juga berpesan, bahwa Maulid Nabi dapat menjadi hikmah besar bagi para anggota dan ketua gardu FBR se-Kota Bekasi dalam mengedepankan sikap yang selama ini dinilai kurang positif oleh masyarakat.



“Bukan hanya di Milad saja, kami pengurus FBR Kota Bekasi, baik di dalam rapat-rapat selalu mengajak anggota untuk mengedepankan rasa kenyamanan di masyarakat, menjaga kampung kita secara bersama-sama,” pungkasnya.



Dalam memperingati maulid Nabi ini, FBR juga berepesan kepada anggotanya untuk menghormati supermasi hukum yang ada di Indonesia ini. Hal itu mengingat banyaknya tragedi yang dialami oleh anggota FBR.



“Kalau dibilang sakit hati, ya kami sakit hati. Jika satu anggota kami terlukai, maka semua akan merasakannya. Cuma kita tidak ingin arogan, bisa-bisa saja tragedi di Titian Indah kemarin malam itu, kalau kami arogan, mungkin air kencingnya anggota FBR bisa merendam seluruh Titian Indah, cuma kami sadar, bahwa negara ini tidak terlepas dari supermasi hukum, kita serahkan kepada yang berwajib,” kata Novel.



Novel berharap, aparat penegak hukum pun dapat mendirikan keadilan yang di percayai FBR dalam tragedi kemarin malam di Titian Indah, yang menyebabkan satu orang anggota FBR meninggal dunia karena bersinggungan dengan kelompok Ambon anak buah Jhon Kei.



“FBR yakin, jika Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota dapat mendirikan dan menegakan supermasi hukum yang adil dalam menangani tragedi ini. Dan semoga langkah kami ini dapat menjadi contoh bagi ormas-ormas lainnya,” tutupnya.



Disarankan untuk anda