Ini Alasan Mengapa Kota Bekasi Jadi Tuan Rumah Kongres Anak Indonesia Ke-14
Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu beserta Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arits Merdeka Sirait dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bekasi, Ade Puspitasari (paling kanan) berpose bersama di Kongres Anak Indonesia Ke-14.
Kabartiga.com, Bekasi – Dipilihnya Kota Bekasi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres Anak Indonesia Ke-14 tidak lepas dari komitmen besar Kota Bekasi atas nilai-nilai toleransi dan pluralisme. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.
“Mengingat tema Kongres kali ini adalah membangun cinta damai, toleransi serta pluralisme, dan kebetulan Kota Bekasi adalah salah satu kota yang mampu mempertahankan nilai-nilai tersebut di tengah kemajemukan masyarakatnya, jadi ini salah satu alasan mengapa kita pilih Kota Bekasi,” ujarnya kepada awak media, dalam konfrensi pers, Senin (18/12/2017).
Arits Sirait juga menilai, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi merupakan figur yang toleran, serta memiliki keberanian dalam mengambil sikap terhadap keberagaman dan perbedaan dan mengarahkan itu semua pada kemajuan bersama.
“Di kota ini, anak-anak Indonesia bisa melihat langsung contoh figur yang toleran. Pemimpin yang berani mengambil sikap terhadap beragam perbedaan, yang kebijakan tersebut diarahkan untuk menciptakan kemajuan bagi setiap elemen masyarakat dari berbagai kalangan. Bekasi saat ini berkembang sangat pesat, dan tengah menuju predikat Kota Ramah Anak,” cetusnya.
Dalam Kongres ini, Anak-anak Indonesia akan berdiskusi terkait Kebangsaan, Perdamaian, Toleransi dan Pluralisme, kemudian menyuarakan hasil diskusi tersebut kepada Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia agar menjadi pertimbangan mereka dalam membuat kebijakan.