Sistem Pendidikan Unisma Bekasi Dinilai Tidak Berpihak

  • Redaksi
  • 25 April 2019
  • 605
  • Bagikan:
Sistem Pendidikan Unisma Bekasi Dinilai Tidak Berpihak Ratusan Mahasiswa Unisma Tuntut Perbaikan Sistem Kampus

BEKASI – Ratusan Mahasiswa Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuntut perbaikan sistem pendidikan yang berpihak kepada mahasiswa.


Mereka yang tergabung dalam Fornt Mahasiswa Unisma ini sepakat untuk memboikot kampus, apabila tuntutan mereka tidak di realisasikan.


Aksi sempat memanas antara mahasiswa dengan pihak keamanan kampus, saat pembakaran ban dilakukan di depan ruang rektorat.


“Kita dituntut bayaran setiap tahunnya, namun fasilitas yang kami terima tidak ada dan ada tujuh fakultas yang sepakat kalau sistem pendidikan disini bobrok,” teriak Senna, Koordinator Aksi, Kamis (25/4/2019).


Menurut Senna, perubahan status akreditasi kampus dari C ke B, membuat sistem Ujian Tengah Semester (UTS) di Unisma tidak teratur. Sehingga, Sistem Informasi Akademik (SIMAK) pun terkesan dipaksakan.


"Mungkin memang naiknya akreditasi di Unisma dari C ke B, sehingga sistem SIMAK tersebut terlalu memaksakan dan jadwalnya tidak teratur," ungkapnya.


Sementara, Rektor Unisma, Nandang Najmulmunir mengatakan, ini ada kesalahan komunikasi antara mahasiswa dengan pimpinan yang ada, mengenai peningkatan pelayanan di kampus.


"Ada beberapa pelayanan yang musti kita tingkatkan kembali, cuman caranya mahasiswa begitu seolah-olah itu ada kerusakan padahal tidak ada," ungkapnya.


"Untuk langkah awalnya di dirikan BEM Universitas dulu temen-temen mahasiswa dan semuanya sedang kita proses dari infrastruktur serta yang lainnya sedang berjalan dan juga tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan," sambung Nandang.


Reporter : Dika



Disarankan untuk anda