Habiskan 33 Milyar, Kantor Kemenag Kota Bekasi Jadi Simbol Harmonisasi
BEKASI - Kantor Kememterian Agama wilayah Kota Bekasi resmi dibangun, melalui APBD Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 33 Milyar.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan pembangunan ini sebelumnya pernah ia ucap dua tahun silam kepada Kepala Kantor Kementerian Agama wilayah Jawa Barat, H. A. Buchori, bahwa akan dibangunnya kantor Kemenag Kota Bekasi yang tidak ada di wilayah Indonesia manapun.
"Dua tahun lalu, saya disinggung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi, bahwa di Kabupaten Sukabumi untuk kegiatan peasantren dan lain-lain yang masuk dalam wilayah Kementerian Agama, itu diberikan bantuan yang sangat besar. Setelah saya datang ke Kabupaten Sukabumi, ternyata bantuannya cuma sekitar Rp 12 Milyaran. Kami untuk tahun 2019 ini, sudah memberikan Rp 89 Milyar untuk Kementerian Agama di Kota Bekasi," ucapnya saat memberikan sambutan pada Ground Breaking Pemasangan Tiang Pancang kantor Kemenag Kota Bekasi - Jawa Barat, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Sabtu (14/12/2019).
Menurutnya, jauh sebelum dilakukannya pembangunan kantor Kemenag Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi sudah kerap kali membantu Kemenag Kota Bekasi dalam melakukan kegiatan-kegiatannya kepada masyarakat. Salah satu bantuan lainnya ialah pemberian mobil operasional untuk Kepala KUA di 12 Kecamatan Kota Bekasi.
"Kami dengan Kapala Kantor Kemenag ini bukan hanya gedung yang kami berikan, fasilitas lainnya juga karena yang dilayani oleh Kepala Kantor Kemenag dan jajarannya itu, untuk memperbaiki kehidupan umat di Kota Bekasi. Kepala kantor Kemenag yang ada di kecamatan kami berikan mobil operasional, juga pada kegiatan-kegiatan lainnya," beber Wali Kota Bekasi.
Bukan kali pertamanya Pemerintah Kota Bekasi memberikan bantuan terhadap instansi vertikal. Sebagai daerah II, Kota Bekasi sangat merespon keterwakilan Pemerintah Pusat yang ada. Beberapa pembangunan yang sedang dilakukan pada tahun 2019 ini ialah Kantor Kejaksaan Negeri, Kantor Polres Metro Bekasi Kota dan Kantor Kementerian Agama.
Rahmat mengaku, ini bentuk perhatian yang diberikan kepada keterwakilan Pemerintah Pusat yang ada di Kota Bekasi dalam membantu penyelenggaraan Pemerintah di wilayhnya.
"Ini untuk kesekian kalinya Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan Ground Breaking pemasangan tiang pancang pada instansi vertikal. Kota Bekasi sebagai daerah yang mendapat predikat Kota yang paling Toleran, paling Harmonis, dengan luas wilayah 21.000 Heaktar. Keharmonisasian itulah yang menjadikan Kota ini aman dalam dinamika sebuah proses ber-Negara," katanya.
"Kami ingin mengajak semua instrumen vertikal bagaimana membangun sebuah daerah yang maju dan brprestasi. Yang kami lakukan semata ingin membangun peradaban yang harmonis. Mudah-mudahan apa yang diberikan mampu menciptakan porgram yang seiring dengan visi Kota Bekasi," tambah Rahmat.
Dalam pemasangan tiang pancang gedung Kantor Kemenag Kota Bekasi, turut hadir Menteri Agama Fachrurozi dan 27 Kepala Kantor Kemenag se-Jawa Barat, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Juwono Putro dan unsur Muspida serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kofa Bekasi.
Menteri Agama Fachrurozi menyampaikan apresiasinya terhadap Wali Kota Bekasi yang merespon baik perwakilan Kemenag di Kota Bekasi.
Menurutnya, kerukunan umat beragama di Kota Bekasi membwrikan dampak yang positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Sebab itu ia mengimbau kerukunan ini tetap dipertahankan.
"Disini nilai kerukunan umat beragamanya sangat baik, apalagi saya lihat pejabat-pejabatnya juga tadi kompak. Saya mengimbau agar kerukunan ini dapat ditingkatkan, karena kerukunan bisa memberikan dampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi," ujarnya.