Bersama KNPI, Baladhika Karya Utamakan Persoalan Kemanusiaan

  • Redaksi
  • 02 Mei 2020
  • 426
  • Bagikan:
Bersama KNPI, Baladhika Karya Utamakan Persoalan Kemanusiaan Ketua Umum DPP KNPI Haris Pratama (kiri) menerima secara simbolis pemberian bantuan nasi box dari Ketua Umum Depipsus Baladhika Karya Nofel Saleh Hilabi (kanan) untuk warga di Kecamatan Jatiasih

BEKASI - DPP KNPI bersama Dewan Pimpinan Pimpinan Pusat (Depimpus) Baladhika Karya, Sabtu (2/5/2020) sore membagikan 1.000 box nasi kepada warga di wilayah Kecamatan Jatiasih. 


Pembagian dilakukan secara door to door, untuk mengurangi kerumanan orang ditengah pademi Covid-19. 


Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pratama mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara terus menerus hingga pandemi Covid-19 selesai. 


"Alhamdulillah kegiatan ini sudah ke sekian kalinya kita lakukan. Hari ini saya bersama Bung Nofel, Ketua Umum Baladhika Karya, juga sekaligus Wakil Ketua Umum DPP KNPI, membagikan 1.000 nasi box dan 500 handsanitizer kepada warga," ucap Haris, ditengah pembagian nasi box dan handsanitizer di kampung Pondok Benda, Jatiasih. 


Haris mengimbau kepada seluruh Pemuda di Indonesia untuk tidak diam pada persoalan Covid-19. Seyogiyanya, tidak hanya pemerintah yang menanggulangi virus mematikan ini. 


"Saya berpesan, agar seluruh Pemuda di Indonesia bisa bekerjasama dengan Pemerintah. Kita hidupkan semangat gotongroyong, agar Indonesia cepet pulih dari pandemi Covid-19 ini," terangnya. 


Dilokasi yang sama, Ketua Umum Baladhika Karya Nofel Saleh Hilabi juga menyampaikan, bahwa pihaknya tidak menganggap ringan persoalan Covid-19 ini.  Dampak dari wabah Covid-19 banyak menyentuh sendi-sendi perekonomian masyarakat. 


"Kita bersama-sama membantu Pemerintah untuk memgurangi beban masyarakat atas dampak pandemi Covid-19 ini. Insya Allah, bantuan yang kita berikan menjadi salah satu stimulus bagi masyarakat yang memang secara ekonomi tidak mampu," pungkasnya. 


Nofel berujar,  semua warga negara Indonesia adalah keluarga. Sebab itu, tidak lagi mengedepan persoalan ego sektoral, dengan memandang suku, agama ataupun golongan lain. 


"Kita ini semua Keluarga. Masyarakat Kota Bekasi maupun masyarakat daerah lain, tetap Keluarga Besar Indonesia. Tidak ada pilihan lain buat kita, untuk membantu keluarga kita sendiri. Tidak ada kelompok ini itu, semua adalah keluarga," tutupnya.



Disarankan untuk anda