Sardi Efendi Lebaran Bareng Warga Kalibaru, Duduk Bersila dan Makan Bersama Usai Salat Id

  • Redaksi
  • 25 Maret 2026
  • 37
  • Bagikan:
Sardi Efendi Lebaran Bareng Warga Kalibaru, Duduk Bersila dan Makan Bersama Usai Salat Id Warga Kalibaru, merayakan Idul Fitri bersama Ketua DPRD Kota Bekasi.

BEKASI — Suasana Hari Raya Idulfitri terasa hangat di lingkungan Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Usai menunaikan salat Id, Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, memilih merayakan Lebaran dengan cara sederhana: duduk bersila dan makan bersama warga di lingkungan tempat tinggalnya. 


Di gang kecil tempat ia bermukim, tradisi Lebaran tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga momentum kebersamaan antara warga dan pemimpinnya. Warga tampak saling berjabat tangan, bermaaf-maafan, serta menikmati hidangan sederhana yang disajikan bersama. 


Sardi mengatakan, tradisi open house pada dasarnya merupakan bagian dari budaya silaturahmi masyarakat Indonesia. Ia menilai yang perlu dihindari adalah kegiatan yang bersifat berlebihan atau bermewah-mewahan. 


“Menurut saya, open house yang dilarang itu yang bermewah-mewahan. Sementara open house untuk bertemu warga dan saling bermaaf-maafan di hari Lebaran adalah tradisi yang mengakar di Indonesia. Tujuannya mempererat silaturahmi, baik sesama agama maupun yang berbeda keyakinan,” kata Sardi, Senin (23/3/2026). 


Menurutnya, Idulfitri merupakan momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, seperti saling memaafkan, mempererat hubungan sosial, serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat. 


Ia juga menyebut kegiatan makan bersama warga usai salat Id telah menjadi tradisi yang rutin dilakukan setiap tahun. 


“Ini sudah jadi kebiasaan setiap tahun setelah salat Id. Kita makan bersama warga, ngobrol, dan saling mendoakan,” ujarnya. 


Di sela perayaan Lebaran, Sardi turut menyampaikan pesan kepada warga yang akan kembali ke Kota Bekasi setelah mudik. Ia berharap perjalanan arus balik berlangsung lancar. 


Selain itu, ia juga mengingatkan para pendatang yang ingin mencari pekerjaan di Kota Bekasi agar mempersiapkan diri dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai. 


“Untuk warga yang kembali ke Bekasi, saya doakan selamat sampai tujuan. Dan bagi yang datang untuk mencari kerja, harus dibekali dengan skill dan kemampuan. Jangan sampai datang ke Bekasi justru menjadi pengangguran,” tuturnya. 


Suasana Lebaran di Kalibaru hari itu berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Kebersamaan antara warga dan pemimpin daerah terlihat dalam tradisi makan bersama yang telah menjadi bagian dari budaya setempat. (Adv) 



Disarankan untuk anda