Penduduk Kota Bekasi Capai 2,59 Juta Jiwa, Didominasi Usia Produktif

  • Redaksi
  • 13 Maret 2026
  • 381
  • Bagikan:
Penduduk Kota Bekasi Capai 2,59 Juta Jiwa, Didominasi Usia Produktif Infografik DKB Kota Bekasi 2025. (Foto:Disdukcapil).

BEKASI — Jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai 2.595.927 jiwa berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025. Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk kota penyangga Jakarta ini didominasi kelompok usia produktif. 


Berdasarkan infografik profil kependudukan yang dirilis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, wilayah Kota Bekasi memiliki luas 21.049 hektare yang terbagi dalam 12 kecamatan, 56 kelurahan, 1.020 rukun warga (RW), dan 7.174 rukun tetangga (RT). 


Dengan jumlah penduduk tersebut, tingkat kepadatan di Kota Bekasi tercatat mencapai 12.333 jiwa per kilometer persegi. Sementara itu, jumlah kepala keluarga tercatat sebanyak 828.060 KK. 


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, mengatakan data kependudukan tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan. 


“Data kependudukan ini menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan, termasuk dalam penyediaan layanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penyerapan tenaga kerja,” ujar Taufiq, Jumat (13/3/2026). 


Dari sisi komposisi jenis kelamin, jumlah penduduk perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki. Tercatat sebanyak 1.300.304 jiwa atau 50,09 persen merupakan perempuan, sedangkan laki-laki berjumlah 1.295.623 jiwa atau 49,91 persen. 


Perbandingan tersebut menghasilkan sex ratio sebesar 99,64 persen, yang berarti terdapat sekitar 99 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Kota Bekasi. 


Sementara itu, profil generasi menunjukkan dominasi kelompok usia produktif. Sebanyak 1.842.990 jiwa atau 70,99 persen penduduk merupakan gabungan generasi Z, milenial, dan generasi X. 


Rinciannya, generasi milenial (usia 29–44 tahun) menjadi kelompok terbesar dengan 663.387 jiwa atau 25,55 persen. Disusul generasi Z (13–28 tahun) sebanyak 656.931 jiwa atau 25,30 persen, serta generasi X (45–60 tahun) sebanyak 522.672 jiwa atau 20,13 persen. 


Generasi Alpha (0–12 tahun) tercatat sebanyak 507.339 jiwa atau 19,54 persen. Adapun generasi baby boomer (61–79 tahun) berjumlah 229.768 jiwa atau 8,85 persen, dan generasi pre-boomer atau usia di atas 80 tahun sebanyak 15.830 jiwa atau 0,61 persen. 


Taufiq menambahkan, struktur piramida penduduk tersebut menunjukkan bahwa Kota Bekasi memiliki potensi besar dari sisi tenaga kerja. 


“Dominasi kelompok usia produktif menjadi peluang besar bagi Kota Bekasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, asalkan diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya. (AL) 



Disarankan untuk anda