Terkait Maraknya Poster Calon Wali Kota Bekasi, Ini Komentar Ketua KPUD

  • Faisal
  • 13 September 2017
  • 676
  • Bagikan:
Terkait Maraknya Poster Calon Wali Kota Bekasi, Ini Komentar Ketua KPUD Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi

Kabartiga.com, Bekasi – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi, sudah terlihat marak poster, baliho dan gambar-gambar bertuliskan Calon Wali Kota Bekasi yang terpasang di jalan-jalan Kota.  



Terkait hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi menegaskan, sampai saat ini belum ada  satupun Calon Wali Kota Bekasi. Menurutnya, untuk sementara poster itu sebatas obsesi saja.   



“Yang pasti mereka itu bukan Calon Wali Kota, karena yang bisa menetapkannya adalah KPUD Kota Bekasi. Jadi mereka hanya eksis saja, atau baru punya keinginan lah gitu,” terang Ucu kepada Kabartiga.com, seusai acara silaturahmi antara KPUD dan Forum Jurnalis Bekasi, Rabu (13/9/2017), di Kantor KPUD Kota Bekasi. 



Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, KPUD Kota Bekasi sendiri baru akan mengumumkan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada 12 Februari 2018 mendatang. 



Di samping itu, Ucu mengatakan pemasangan tersebut sah-sah saja, KPUD tidak memiliki wewenang untuk melarang. Hanya saja, lanjut Ucu, pihak-pihak tersebut harus menjaga estetika. 



“Kami cukup terbantu dengan adanya poster-poster itu, artinya Pilkada Kota Bekasi jadi makin meriah. Tapi harus diperhatikan estetikanya, jangan sampai mengganggu masyarakat apalagi merusak fasilitas umum,” ujarnya.    



Kepada warga masyarakat Kota Bekasi, Ucu berpesan agar mereka mampu menjadi pemilih yang cerdas, sehingga kedepan Kota Bekasi memiliki pemimpin yang dibutuhkan dan bisa menyelesaikan beragam permasalahan yang masih ada. 



“Kita ingin warga masyarakat kota bekasi menjadi pemilih yang cerdas. Yang cerdas itu, menghindari money politic, kemudian tidak tersulut isu sara dan black campaign. Kita berharap bisa menghadirkan pemimpin yang dibutuhkan masyarakat, bukan hanya pemimpin yang diinginkan segelintir orang atau Partai Politik tertentu,” imbuhnya.



Disarankan untuk anda