Rahmat Effendi Wakafkan Sisa Hidupnya Untuk Kota Bekasi
Pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto saat menyampaikan pidatonya di kampanye bersama yang diselengarakan KPU Kota di Revo Town
Kabartiga.com, Bekasi – Lautan massa berbondong menghantarkan pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto mengikuti kampanye bersama yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, di Revo Town, pada Minggu (18/2/2018) pagi.
Rahmat Effendi dan Tri Adhianto diusung oleh enam partai di DPRD Kota Bekasi. Pasangan petahana ini memiliki motto untuk melanjutkan pembangunan di Kota Bekasi dengan ‘Hati’.
“Bekasi ini dibangun oleh para pendahulu, termasuk Almarhum Kakek saya bersama pejuang-pejuang. Diantara pejuang itu juga ada yang non muslim, tetapi mereka menjadi perekat memperjuangan Bekasi, sampai hari ini. Tidak ada yang mendeskreditkan satu sama lain, bahkan saya cucunya, juga berharap di Pilkada ini jangan sampai ada yang mendeskreditkan Suku, Budaya dan Agama apapun, sepanjang Agama itu ada dalam hukum positif yang ada di Indonesia. Kita harus saling menghormati, menghargai,” ungkap Rahmat Effendi dalam orasi politiknya.
Selama 19 tahun berkancah di Dunia perpolitikan Kota Bekasi, Rahmat Effendi selalu mengedepankan nilai-nilai moral, yang berasaskan Kebhinekaan Tunggal Ika. Sehingga, kata dia, apa yang sudah dibangun olehnya dapat dirasakan masyarakat Kota Bekasi.
“Kita tahu Bekasi ini adalah Kota yang heterogen, yang diisi dari berbagai macam suku, budaya dan Agama, oleh karena itu Bekasi yang Cerdas ini harus dipimpin oleh orang-orang yang memiliki hati yang bersih dan punya kreativitas. Sehingga semua kemampuan dari potensi yang ada di Kota Bekasi, bisa diisi dengan keikhlasan dan hati yang mulia,” ujar Rahmat.
Menurut Rahmat, proses pembangunan yang dicanangkan bersama dirinya dan Ahmad Syaikhu pada lima tahun lalu, dapat terwujud dan dirasakan oleh masyarakat pada hari ini.
“Kota ini harus Maju, juga Cerdas dan Ihsan. Apa yang saya canangkan di lima tahun lalu, saat saya bersama pak Syaikhu adalah proses sejarah yang tidak bisa dihilangkan. Sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, kita tahu, bahwa kita harus memberikan pelayanan yang terbaik. Insya Allah, saya akan wakafkan sisa hidup saya untuk membangun Kota Bekasi yang kita Cintai ini,” ulasnya.
Ia mengajak kepada semua masyarakat Kota Bekasi untuk mengikuti proses pembangunan di Kota Bekasi, guna mewujudkan Kota Bekasi yang aman, tertib, damai, dengan kebersamaan dan keikhlasan.
“Kita bangun kedamaian, kita bangun keimanan kita untuk mengabdi dalam proses pembangunan di Kota Bekasi ini. Kota ini harus diciptakan menjadi Kota yang aman, tertib dan damai. Insya Allah masyarakat akan percaya kepada aparatur birokrasi di Pemerintah Kota Bekasi. Jangan menjadikan euforia retorika politik untuk kepentingan diatas kepentingan rakyat. Jadikan rakyat sebagai objek. Kita sudah punya segala sesuatunya, tinggal kita lanjutkan yang ada,” tutup Rahmat.