Ridwan Kamil Inginkan Kepala Daerah di Jawa Barat Jalankan Birokrasi Dinamis

  • Redaksi
  • 16 November 2018
  • 25
Ridwan Kamil Inginkan Kepala Daerah di Jawa Barat Jalankan Birokrasi Dinamis Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan paparan kepada beberapa kepala daerah di wilayah II Jawa Barat dalam Kopdar GWPP, di Hotel Horisson Bekasi, Jumat (16/11/2018)/ Afu

Kabartiga.com, Bekasi - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, nampaknya tidak main-main ingin menyulap Kalimalang, menjadi destinasi wisata air seperti di Seoul, Korea Selatan.


Dalam pertemuannya bersama Wali Kota Bekasi di Hotel Horisson Bekasi, Jumat (16/11/2018), Ridwan Kamil menyampaikan keinginannya, bahwa bukan hanya di Kota Bekasi saja nantinya yang memiliki destinasi wisata, tetapi 27 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat harus memiliki destinasi wisata.


"Tadi kalimalang menjadi salah satu contoh, saya ingin setiap kota dan kabupaten memiliki tempat pariwisata. Jawa Barat ini tanahnya beda dengan Timur Tengah. Allah SWT sudah memberikan keindahan di Jawa Barat ini. Jadi saya ingin kalau nanti ke Karawang, Bekasi, Purwakarta dan kota kabupaten lain ada pariwisatanya. Jadi harus punya wajah yang ramah terhadap warga yang datang di setiap wilayahnya masing-masing," inginnya, saat memberikan pidatonya di Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Umum, Dalam Rangka Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat (Kopdar GWPP).


Menurutnya, Wali Kota Bekasi, selain memberikan persoalan Kalimalang, juga ada persoalan lainnya seperti PDAM dan pencemaran limbah kali bekasi, yang dihasilkan dari produksi pabrik di wilayah Bogor.


“Pak Wali sudah menyampaikan satu buku tentang permasalahan wilayah, ada masalah PDAM, limbah sungai dan lain-lain. Ibu saya mengajarkan, kerjakan yang mudah dulu, bukan berarti yang susah tidak di kerjakan, kalimalang itu tidak susah, butuh semangat, kekompakan, satu tahun juga selesai,” pungkasnya.


Pertemuan dengan beberapa kepala daerah di wilayah II ini adalah hari bersejarah. Dimana secara langsung Ridwan Kamil mendengarkan, sekaligus mencarikan solusi dari curhatan para kepala daerah seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Purwakarta.


“Manfaat, curhatan-curhatan dari setiap wilayah akan menjadi atensi Gubernur untuk dicarikan solusi,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini.


Selain itu, Kang Emil juga menitipkan kepada kepala daerah agar memulai birokrasi dinamis. Dimana nantinya setiap program pembangunan bisa tercapai tanpa membebankan APBD.


“Dari birokrasi aturan, ke birokrasi performa, sampai sekarang ini birokrasi dinamis yang penuh dengan inovasi. Mudah-mudahan dengan pola seperti ini, Jawa Barat menjadi juara. Saya juga berterimakasih kepada Kota Bekasi yang sudah menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini,” ucapnnya.



Disarankan untuk anda